8 Pemain Manchester United yang Layak Menyandang Gelar Pangeran Old Traffrod

Friday, July 13, 2012

8 Pemain Manchester United yang Layak Menyandang Gelar Pangeran Old Traffrod

Siapa yang tidak kenal dengan Menchester United, salah satu tim sepakbola besar di Inggris dan Paling Populer di Dunia, klub sepakbola yang pertama kali dibentuk pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902.

Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah sejak 1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson - dominasi dengan skala yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pada pertengahan 1970-an dan awal 1980-an. Sejak bergulirnya era Premiership pada tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan dua belas kali merebut trofi juara.

Bermarkas di Stadion kebanggaan mereka Old Traffrod mereka berhasil mengukir sejarah dengan mencetak pemain-pemain terkenal di dunia, taukah anda siapa saja mereka ?
silakan simak yang dibawah ini.

1. Bobby Charlton



Sir Robert "Bobby" Charlton (lahir di Ashington, Inggris, 11 Oktober 1937; umur 74 tahun) merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Inggris. Dia pernah bermain untuk tim Manchester United F.C., Preston North End F.C., dan Waterford United F.C.. Di timnas Inggris, dia bermain 106 kali dan mencetak 49 gol. Dia membela timnya di Piala Dunia FIFA 1966 dan Piala Dunia FIFA 1970. Dia berhasil membawa timnya meraih gelar Piala Dunia FIFA 1966. Berposisi sebagai penyerang. Juga merupaka salah satu pemain yang selamat dari kecelakaan udara yang menimpa tim MU di Munich pada tahun 1958.

2. Denis Law



Pindah di Club Manchester United pada tahun 1962, Law menciptakan rekor transfer di Inggris sebesar £115.000.

Selama sebelas tahun di United ia menjadi terkenal, dimana ia mencetak 237 gol dalam 404 penampilan dan dijuluki Raja dan The Lawman oleh para pendukung. Dia adalah satu-satunya pemain Skotlandia dalam sejarah yang memenangkan gelar bergengsi sebagai Pemain Terbaik Eropa pada tahun 1964, dan membantu United menjuarai Divisi Satu pada tahun 1965 dan 1967.

Law meninggalkan Manchester United pada tahun 1973 dan kembali ke Manchester City hanya untuk satu musim, kemudian mewakili Skotlandia pada Piala Dunia FIFA 1974. Dia bermain untuk Skotlandia sebanyak 55 kali dan bersama-sama dengan Kenny Dalglish memegang rekor gol untuk Skotlandia dengan 30 gol. Law juga pencetak gol terbanyak kedua di United setelah Bobby Charlton. Namun Denis memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di satu musim untuk United dengan 46 gol.

3. George Best



Bakat pemain pernah disamakan dengan Pele dan Maradonna, Pemain sepakbola ini terkenal dengan kehidupannya yang mewah, pesta dan wanita. Kehidupannya pernah dihancurkan oleh alkohol, tapi dibalik semua itu dia dikenang sebagai pemain yang jenius dan menjadi legenda MU

4. Bryan Robson



Uang bukan tujuan utama, tapi gelar lebih penting bagi Bryan Robson. Itu yang ditegaskan Robson dalam biografinya tentang alasan bergabung dengan Setan Merah. Ron Atkinson selaku bos Setan Merah, memecahkan rekor transfer termahal di Inggris kala itu ketika merekrut Robbo dari West Bromwich pada Oktober 1981

Stamina, motivasi, umpan umpan akurat, tackling yang agresif, ditambah tembakan dan sundulan yang terarah, merupakan senjata Robson yang membuatnya menjadi pemain yang seimbang dalam bertahan maupun menyerang. Membuat banyak orang beranggapan United saat itu merupakan One Man Team.

Julukan Captain Marvel yang diberikan merupakan pengakuan atas jasa jasa Marvel dalam memimpin Setan Merah selama 12 tahun, catatan itu sekaligus menempatkan Robson sebagai kapten terlama bagi Setan Merah.

5. Peter Schmeichel



Peter Bolesław Schmeichel, lahir 18 November 1963 adalah salah satu mantan pemain sepak bola yang berposisi sebagai penjaga gawang dan tersukses dalam sejarah Manchester United dan Denmark. Terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Dunia tahun 1992 dan 1993, Schmeichel merupakan kunci sukses Denmark pada Piala Eropa 1992. Ia juga ikut serta dalam mempersembahkan The Treble bagi Manchester United ketika memeperoleh juara di Liga Champions, Liga Premier Inggris dan Piala FA pada periode 1998-1999, ketiga piala tersebut dipersembahkannya sebagai 'kado perpisahan' dengan Manchester United.

6. Eric Cantona



Eric “The King” Cantona. Tak ada yang menyangkal bahwa Eric Cantona merupakan legenda Manchester United yang telah mengangkat kembali performa Setan Merah dari keterpurukan.

Saat pertama kali Cantona menginjakan kaki di Old Trafford, United tidak pernah memenangi gelar liga inggris selama 26 tahun. Jadi bukan kebetulan jika hanya butuh 6 bulan sejak kedatangannya pada November 1992, sebuah Trofi Liga Inggris langsung berada di lemari Trofi Old Trafford. Tidak hanya itu, rentetan gelar pasca kedatangannya belum berhenti, 2 kali Double Winner (Juara Liga dan Piala FA) pada tahun 1994 dan 1996, plus satu gelar liga di tahun 1997 juga ikut dibawanya ke Musium Trofi United.

Pemain yang pernah di skorsing 9 bulan akibat tendangan kungfunya (insiden penendangan supporter Crystal Palace) ini, tetap dianggap sebagai Raja dari Old Trafford karena dianggap sebagai pemicu kesuksesan Manchester United di era Sepakbola Modern

7. David Beckham



Kaya raya, tampan, beristrikan seorang pop star, dan hebat dalam bermain sepakbola. Kombinasi yg sangat didambakan hampir sluruh pria disluruh dunia.

Beckham mulai menjadi Highlight ketika mencetak gol spektakuler dari jarak 52 mtr ke gawang Wimbledon pada pertandingan pertama liga musim 1996/97. Seketika bocah yang baru berumur 21 tahun itu langsung menjadi pusat perhatian.

Sebagai pemain Beckham tidak diberkahi dengan kecepatan, tetapi daya juang dan kemampuannya dalam memberi passing atau crossing yg sangat memanjakan siapapun striker yang dipasang. Kemahirannya dalam mengeksekusi set piece atau bola mati kerap menjadi penentu kemenangan Setan Merah. Puncaknya adalah saat memberikan umpan kepada Sheringham untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1 pd menit menit akhir Final Liga Champion 1999 melawan Bayern Muenchen, yang akhirnya secara dramatis dimenangkan setan merah membalikkan skor menjadi 2-1 yang juga berawal dari setpiece corner yg diambilnya.

Baca juga, 10 Striker Terbaik Manchester United dan 10 Klub Sepak Bola Eropa Paling Populer

sumber: http://www.forum.manadotoday.com/index.php?topic=4880

0 comments:

Post a Comment