Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Tuesday, November 20, 2012

5 Adegan Paling Hot Di Film Indonesia

Untuk menarik peminat film dalam negeri biasanya produser menggunakan trik adegan seks atau adegan hot pada film - film yang diproduksinya. Langkah klasik ini ternyata terbukti cukup berhasil dan dapat meraih perhatian para pecinta film layar lebar. Bumbu penyedap film ini biasanya banyak dibubuhkan pada film - film bergenre horor. Sebut saja 5 adegan seks & hot dibawah ini sebagai contoh bukti nyata film - film di Indonesia banyak diselingi adegan seks yang hot.

1. Indah Kalalo

Dalam film 'Mafia Insyaf', Indah Kalalo berakting dengan kondisi yang cukup berani, tampil dengan balutan bikini serba minim, aset tubuh seksi Indah Kalalo sengaja dibuat untuk merangsang para penonton berjenis kelamin pria.

2. Aura Kasih

Jika anda membandingkan artis Aura Kasih saat ini dengan jaman dahulu waktu dia pertama kali merambah ke dunia entertainmen maka akan ditemukan perbedaan yang mencolok. Pada awal - awal Aura Kasih berakting di dunia film ia sering beradegan panas bahkan pernah melakukan adegan seks pada film 'Asmara Dua Diana'. Tak hanya itu, dalam film ini Aura Kasih juga memamerkan tubuh indahnya dengan memakai lingerie warna hitam tembus pandang.

3. Uli Auliani

Mendengar nama depannya yaitu 'Uli', para pecinta film ngeres tentu udah langsung faham siapa nama lanjutannya, benar banget 'Auliani'. Pemeran wanita dalam film 'Skandal' ini cukup puas menggarap adegan seks hingga 3 kali yang ditampilkan dalam film ini.

4. Andi Soraya

Andi Soraya bermain dalam film horor yang cukup populer, film tersebut berjudul 'Hantu Puncak Datang Bulan', film ini sempat membuat heboh dan menjadi perbincangan publik karena banyak menampilkan adegan telanjang dada tanpa BH.

5. Dewi Persik

Dalam film produksi Maxima Pictures yang berjudul 'Paku Kuntilanak', Dewi Persik berpasangan dengan Keith Foo melakukan adegan seks dan ciuman panas di dalam bak mandi yang dipenuhi busa - busa.

Baca juga, 7 Adegan Ciuman Bintang K-Pop

Wednesday, November 14, 2012

10 Film Animasi Tradisional Disney Terbaik

Pada zaman dahulu kala, sebelum komputer ditemukan. Manusia membuat film animasi dengan menggambar tokoh-tokohnya di kertas putih kosong. Bak tongkat sihir, tangan-tangan terampil para animator menghidupkan cerita dongeng dengan gambar-gambar indah.

Walt Disney dianggap sebagai pelopor seni animasi yang menyajikan kita karakter mulai dari Miki Tikus, Donal Bebek, Paman Gober, dll. Namun, selain tokoh-tokoh kartun nan lucu itu, Disney juga menyuguhkan kita film-film animasi panjang (feature length animation) hasil kreasi keajaban tangan-tangan animatornya.

Syahdan, mulai 1995, Disney merilis Toy Story yang dibuat Pixar. Sejak itu era keemasan animasi komputer dimulai. Sejak Toy Story, lebih banyak film animasi yang dibuat dengan komputer ketimbang gambar tangan.

Nah, menengok puncak box office dua pekan terakhir, ada fenomena menarik. Film animasi gambar tangan alias animasi tradisional The Lion King, yang aslinya rilis 1994, dirilis ulang dalam format 3D. Hasilnya, selama 2 pekan The Lion King (3D) merajai puncak box office mengalahkan film-film yang dibintangi Brad Pitt, Morgan Freeman, maupun Robert DeNiro.

Memperingati kembalinya kedigdayaan animasi tradisional Walt Disney di puncak box office, kami merating 10 film animasi tradisional Disney yang menurut kami terbaik.

10. Pocahontas, 1995



Sepanjang sejarahnya, Walt Disney melahirkan para putri-putri ikonik dengan dandanan khas mereka: cantik, kulit putih dengan rok mengembang. Karena seringnya Disney memberi gambaran putri cantik berkulit putih, banyak yang menganggapnya melanggenggakan hegemoni kulit putih atas kulit lain. Gambaran cantik seorang putri versi Disney dianggap sebagai gambaran ideal. Selain versi Disney, dianggap tidak cantik. Disney kemudian sadar atas kritik itu.

Setelah berkali-kali mengangkat kisah dongeng Barat, Disney beralih ke cerita yang mengangkat kaum minoritas sebagai tokoh utamanya. Pocahontas, rilis 1996, menggambarkan sosok putri dari suku Indian, kaum minoritas di Amerika Serikat. Tentu, putri Pocahontas tidak berkulit putih ataupun mengenakan korset dan rok yang mengembang. Kisah pertemuan orang kulit putih dengan kulit berwarna di tanah Amerika ini dianggap medium yang pas untuk menjelaskan perbedaan dan toleransi. O ya, Anda menonton Avatar karya James Cameron tempo hari? Ada kemiripan kisahnya dengan Pocahontas, bukan?

9. Lady and the Tramp, 1955 

Lady and the Tramp, 1955

Tentu, saat menyebut film ini orang langsung teringat momen saat dua anjing tengah duduk berdua menyantap spaghetti sambil mendengar lantunan lagu “Bella Notte”. Ketika menyantap mie yang sama, dua sejoli berwujud anjing, Lady dan Tramp tak sengaja berciuman. Momen itu dianggap sebagai salah satu momen paling romantis sepanjang sejarah perfilman.

Tapi, tahukah Anda, saat Walt Disney melihat porongan kasar adegan itu, ia tak menyetujuinya. Untungnya ia berubah pikiran. Lady in the Tramp diangap sebagai momen saat Disney kembali ke penceritaan sederhana tanpa berambisi mengadaptasi novel atau dongeng populer. Hasilnya, Disney tetap mampu memikat penonton semua umur dari setiap generasi. Ditonton lagi, oleh generasi sekarang maupun yang akan datang, film ini tetap memikat.

8. Tarzan, 1999

Tarzan, 1999

Tarzan menjelang milenium baru versi Disney tidak hanya bergelantungan dari pohon satu ke pohon lain, maupun berteriak kencang memanggil binatang-binatang lain. Ia lebih sering bergerak lincah bak pohon adalah papan luncur. Buat saya, meski dalam bentuk animasi, Disney mengisahkan legenda Tarzan ke bentuknya paling mendekati aslinya.

Sosok Tarzan yang diasuh kera sejak bayi—karena itu ia sering dijuluki Manusia Kera—membuatnya memiliki bahasa tubuh bak kera. Tarzan, misalnya, jarang terlihat berdiri tegak lurus, lebih sering bergerak tak ubahnya simpanse. Di luar orisinalitas itu, Tarzan versi Disney adalah kisah sempurna tentang pencarian jati diri anak manusia. Apalagi tabahan musik-musik merdu Phil Collins, menjadikan film ini makin menawan.

7. The Little Mermaid, 1989 

The Little Mermaid, 1989

Selama dua puluh tahun setelah kematian Walt Disney, studio film itu mencapai titik membosankan. Film-film animasinya tak lagi pas disebut klasik. Pena animator Disney sedang tumpul setelah ditinggal penciptanya. Syahdan, ketika Disney ditangani Jeffrey Katzenberg (sekarang bos DreamWorks) Disney bangkit. Film ini menandai kebangkitan kembali Disney.

Studio itu mengali dongeng klasik Barat dan menemukan kisah putri duyung karya Hans Christian Andersen untuk ditafsir ulang, diceritakan kembali bagi penonton generasi sekarang. Hasilnya, Disney menemukan formula klasik yang kemudian jadi pegangannya selama betahun-tahun untuk membuat film animasi: cerita dongeng yang ringan, paduan desain klasik dan kontemporer, serta sajian lagu-lagu pop yang bakal disuka semua usia, tua dan muda.

6. Cinderella, 1950

Cinderella, 1950

Salah satu kehebatan film animasi Disney adalah ketika Disney mengangkat cerita dongeng, orang mengira versi Disney adalah versi asli dongeng tersebut. Bahkan, banyak yang mengenal cerita dongeng pertama kali dari versi yang dibuat Disney. Begitu pula yang terjadi pada dongeng Cinderella. Kebanyakan orang tak tahu seperti apa cerita aslinya kecuali yang disajikan Disney.

Kisah anak tiri yang disiksa ibu dan saudara tirinya itu, serta kemudian datang ke pesta dansa bertemu sang pangeran, lalu meninggalkan sepatu kacanya tak lekang dimakan waktu meski sudah ditonton berkali-kali. Lebih dari 60 tahun, Cinderalla versi Disney telah mengisi narasi warga bumi atas kisah klasik itu di setiap generasi. Tak heran, kita kemudian percaya kalau cerita Cinderella ya yang versi Disney. Lainnya hanya adaptasi. Sayang memang, tapi mau bagaimana lagi.

5. The Lion King, 1994

The Lion King, 1994

Film animasi ini dianggap menjiplak cerita Kimba The White Lion karya pelopor manga-anime Jepang, Osamu Tezuka. Memang susah untuk tidak menganggapnya demikian. Namun, bukan berarti The Lion King tak berkualitas. The Lion King adalah animasi dengan kualitas layaknya film epik. Kisahnya pun terasa terlalu dewasa untuk ditonton anak-anak. Bahkan ada nuansa tragedi Shakespeare di dalamnya.

Seekor singa pewaris tahta disalahkan atas kematian ayahnya, lalu pamannya yang jahat—otak sesungguhnya yang menyebabkan kematian itu—mengambil alih kekuasaan. Sang singa kemudian terusir dan hidup bebas hingga ia harus kembali lagi merebut tahtanya dan menemui takdirnya sebagai penguasa rimba. The Lion King tak hanya berisi tingkah kartun nan lucu maupun lagu-lagu indah, tapi juga tentang kematian dan perebutan tahta.

4. Snow White and Seven Dwarfs, 1937

Snow White and Seven Dwarfs, 1937

Ini film animasi yang memulai segalanya. Ya, inilah film animasi panjang pertama. Sekarang orang menganggapnya sebagai film animasi yang imut tentang putri yang tinggal di hutan bersama kurcaci-kurcacinya. Padahal, butuh pengorbanan besar bagi Walt Disney mewujudkan film animasi ini. Film ini butuh waktu pembuatan 3 tahun, menghabiskan AS$ 1,5 juta, hampir bikin perusahaannya bankrut.

Andai, film ini flop, hampir pasti Disney bakal menutup studio animasinya. Tapi, yang terjadi, Snow White jadi film paling sukses tahun 1938. Saat pertama hadir, Snow White dianggap sebuah revolusi bagi film animasi yang dimasa itu lebih berupa tontonan pendek lucu berisi gambar dan musik. Snow White tak hanya lucu, tapi juga mengandung drama tragedi Yunani di dalamnya. Saat Snow White makan apel beracun banyak anak-anak masa itu ketakutan, menangis dalam bioskop.

3. Fantasia, 1940

Fantasia, 1940

Walt Disney bukan penemu film animasi. Tapi, ia membawa teknologi sinema ini ke ranah seni yang tak pernah digapai manusia lain sebelumnya. Salah satu pencapaiannya adalah Fantasia. Ide dasar Fantasia sederhana saja: ambil musik-musik klasik yang dikenal orang, dan padukan dengan gambar-gambar animasi. Film ini kemudian dicatat, seperti dikutip RottenTomatoes, sebagai sebuah landmark di bidang animasi yang pengaruhnya terus terasa hingga kini. Lewat tokoh Miki Tikus yang dikenal manusia sejagad, lewat film ini Disney meneguhkan posisinya tak hanya sebagai sineas, tapi juga seniman.

2. Beauty and the Beast, 1991

Beauty and the Beast, 1991

Beauty and the Beast adalah film animasi pertama yang bertengger dengan terhormat di deretan nominasi Film Terbaik Academy Awards. Sebelumnya, film ini menjadi film animasi pertama yang meraih gelar Film Terbaik (Komedi atau Musikal) di ajang Golden Globes. Maka, kualitas film ini tak perlu lagi dipertanyakan. Beauty and the Beast segera jadi klasik sejajar dengan film-film klasik cerita putri Disney lain seperti Snow White, Cinderella, maupun Sleeping Beauty.

Tentu, bukan Disney pencipta dongeng si cantik dan si buruk rupaini, melainkan dongeng Prancis karya Jeanne-Marie Leprince de Baumont. Namun, sentuhan tangan dingin animator Disney mebuat kisah ini lebih dekat bagi warga dunia. Tidak seperti karakter putri-putrinya terdahulu yang berpangku tangan menanti pangeran tampan, Belle adalah seorang perempuan mandiri (banyak yang menganggapnya karakter feminis). Belle rela berkorban menggantikan ayahnya yang disandera makhluk buas. Belle juga kemudian juga memenangkan hati sang makhluk buas itu dan mengubahnya jadi pangeran tampan.

1. Pinocchio, 1940 

Pinocchio, 1940

Film ini dipilih situs majalah Time sebagai nomor wahid dari 25 Film Animasi Terbaik Sepanjang Masa. Kami setuju, makanya menempatkannya di posisi puncak versi kami juga. Pinocchio, karya kedua Disney setelah Snow White, diangkat dari novel karya Carlo Collodi tahun 1883, dicatat Time telah memberi plot dasar pengisahan bagi film-film animasi lain sesudahnya. Happy Feet, Kung Fu Panda, atau Tangled berutang pada Pinocchio dari segi tema cerita.

Kisahnya adalah sebuah cerita klasik coming-of-age film, kisah pencarian jati diri. Kita mengikuti petualangan akbar Pinocchio, sesosok boneka kayu ingin menjadi manusia: ia bertemu jangkrik, diculik, dimakan ikan paus, hingga bertemu peri baik hati. O ya, siapa yang tak ingat pesan moral film ini untuk jangan berbohong (kalau berbohong, hidungmu akan memanjang), atau anak-anak nakal yang bernasib jadi keledai. Hebatnya Disney, segala pesan moral itu tak terasa menggurui. Kita terhibur oleh petualangan Pinocchio dan tak bosan menontonnya berkali-kali lagi.

Baca juga, 8 Penyiar Berita Indonesia Yang Mirip Tokoh Animasi

Thursday, October 25, 2012

7 Animator Indonesia Yang Hebat

Terpesona dengan The Amazing Spiderman, Avatar, aksi robot di Transformer dan baju besi Iron Man, atau mungkin menunggu peluncuran The Hobbit, kisah lanjutan Lord of The Rings? Daftar di atas hanya beberapa dari deretan film yang dihasilkan oleh tangan animator dari: Indonesia!

Siapa saja mereka dan apa karyanya yang mendunia?

1. Christiawan Lie

Biasa dipanggil Chris Lie, lulusan ITB dan peraih beasiswa full bright di Savannah College of Art and Design, Amerika Serika ini menjadi salah satu animator di beberapa film terkenal seperti Transformer 3, GI Joe, dan Spiderman 4.

Selain animator, Chris Lie juga dikenal sebagai komikus hebat. Petualangannya di Amerika dimulai tahun 2005 saat mengikuti kompetisi action figure GI Joe. Karyanya terpilih sehingga dilibatkan dalam pembuatan GI Joe Sigma 6. Sumbangsihnya untuk Indonesia juga bisa dilihat pada komik Baratayuda yang meraih penghargaaan sebagai cerita dan komik anak terbaik di Anugerah Komik Indonesia 2011.

Sekarang ia mendirikan Caravan Studio di Indonesia.

2. Rini Triyani Sugianto

Sejak kecil jadi penggemar komik Tintin hingga berlanjut ketika lulus dari Academy of art University, San Fransisco, ia dipercaya ikut terlibat dalam pembuatan The Adventure of Tintin: Secret of The Unicorn.

Dia juga mengerjakan film animasi lain seperti The Avenger. Berkat kepiawaiannya, ia ditarik oleh Weta Digital, rumah produksi yang menggarap film Tintin. Perusahaan ini juga yang menggarap animasi film semacam Avatar, King Kong, Lords of The Ring, dan X-Men: First Class.

Saat ini, Rini sedang fokus dengan animasi pada film yang akan segera dirilis, The Hobbit.

3. Andre Surya

Melalui kecerdasannya mengolah efek film, lulusan DKV Universitas Tarumanegara ini bisa ikut terlibat dalam film Star Trek, Terminator Salvation, Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Iron Man 2, hingga Transformers: Revenge of the Fallen.

Setelah berkecimpung di kancah global selama 10 tahun, kini ia kembali ke Jakarta mendirikan studio EnspireStudio. Karya teranyarnya The Escape meraih Best short Competition-Award of Merit di Amerika Serikat, serta Best Short Animation pada festival film di Los Angeles.

4. Marsha Chikita Fawzi

Ingat Upin-Ipin? Marsha Chikita Fawzi yang akrab dipanggil Kiki ini punya kiprah di dalamnya. Sebagai putri bungsu pasangan Ikang Fawzi - Marissa Haque, awalnya ingin kuliah seni murni di ITB tetapi ditentang orang tua, sehingga beralih memilih Multimedia University di Malaysia.

Sekarang Kiki kembali ke Indonesia membuat perusahaan animasi. Ia berharap Indonesia akan punya intelectual property (IP) yang sangat bercita rasa tanah air. Layaknya Upin-Ipin merupakan IP Malaysia karya Las' Copaque Production.

5. Griselda Sastrawinata

Pindah ke Amerika Serikat saat kelas 2 SMA lalu melanjutkan pendidikan di Art Center College of Design, Pasadena. Ia kemudian diterima bekerja di studio animasi Dreamwork. Karya-karya perusahaan ini bisa dilihat seperti Kungfu Panda, Madagascar, dan Monster Aliens Inc.

6. Wira Winata

Lulusan Nanyang Polytechnic, Singapore dan Art Centre College of Design yang awalnya menyelesaikan film animasi The Little Red Plane sebagai final project untuk kelulusan di Art Center. Siapa sangka, kini dengan perusahaan yang didirikan, Shadedbox, ia merambah dunia animasi di kancah global.

7. Pamela Halomoan

Karya Pamela telah dinkmati masyarakat Singapura, Amerika, Inggris, hingga Turki. Ia menciptakan karakter Wolly, babi lucu yang menarik perhatian pengunjung saat dipamerkan di Game Toy Comic Convention di Singapura.

Itulah 7 bukti kehebatan orang Indonesia. Walau mungkin, belum ada dukungan pemerintah yang lebih intens pada kemajuan dunia kreatif (bandingkan dengan pemerintah Malaysia yang selalu mengadakan kompetisi animasi untuk menumbuh-kembangkan industri ini - dikutip dari pernyataan Marsha Chikita Fawzi), nyatanya secara individual atau "basis massa" tetap berjuang demi Indonesia.

Baca juga, 8 Penyiar Berita Indonesia Yang Mirip Tokoh Animasi

Tuesday, October 2, 2012

10 Film Kungfu Terbaik dan Terpopuler

Saya yakin, anda pasti akan langsung mengacungkan jempol anda untuk film-film kungfu seperti Ip-man, Shaolin Soccer, Kungfu Hustle, dan lain-lain. Kenapa? tentu saja karena anda pernah melihat betapa bagusnya film-film tersebut. lain halnya jika anda disuruh memberikan jempol untuk film-film kungfu seperti Clan of the White Lotus, Enter the dragon, Snake in the Eagle's Shadow, dan film-film kungfu klasik lainya, pasti anda akan bingung untuk meratingnya, kenapa? Karena saya yakin, hanya segelintir dari anda yang pernah melihat film-film kungfu klasik seperti yang saya sebutkan di atas tadi.

Lalu, baguskah film-film kungfu klasik itu? jawabanya tentu saja iya, bahkan saking bagusnya, banyak sekali film-film kungfu lama yang kemudian diremake dan diputar lagi oleh perusahaan-perusahaan film masa kini.

Dan diantara puluhan bahkan ratusan film klasik, IMDB telah menentukan daftar 10 film kungfu klasik terbaik. Pemilihan film ini adalah berdasarkan rating yang didapat di IMDB serta berdasarkan poling dari movie reviewer. Dan berikut inilah 10 Film Kungfu klasik terbaik :

1. The 36th Chamber of Shaolin
The 36th Chamber of Shaolin
Film tahun 1978, Rating IMDB 8.0 dari 2102 pemilih

2. Eight Diagram Pole Fighter
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzmlBvGvsGnzlKWIz6G4TgGsI4lvFUMwDPWV9GgArnMARlk2ElURTZ8P_LXzXLR3Iju48S5Eub1qIuJcDKyvhCVhGJjiCKOJTsEGIXSlaROoI_a-b7gnycHVcPDTW6AdOoZhNMVcrFDJjR/s1600/2.jpg
Film tahun 1983, Rating IMDB 7.8 dari 369 pemilih

3. Shaolin challenges Ninja
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzGouXNUt7YHAY4846D6gewtswxaCo85Djk4fiWTDltqLfTbjJuEdKSjNFy7D3e-fJDaVAlI43yGMZZOeQiGeBlXUAXH2QFJiIj15kEwkQE7P_2iwMVkjG6cpGPkxB-pFsLwzY5wf-Pm3U/s1600/3.jpg
Film tahun 1979, Rating IMDB 7.8 dari 268 pemilih

4. A Touch of Zen
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7XEh42ggzri-O-r-QMvPxDurRpIH4Q4uxBtZ24ZKMfIjevjRA3-Zvm1QCDl8q5fWlLcjfX5WNl2G-nRA79ASQx7d7RDzSax-jNrPGpOYuRgt7buauTwL9wT-5P2nl4OZgsigiU1BFFnQE/s1600/4.jpg
Film tahun 1969, Rating IMDB 7.8 dari 724 pemilih

5. Clan of the White Lotus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2UYYvw08Txg8rYufaOAAMP_0f1W7VynSKFmigrg5NCyE-bfgJozX1K2uLhHjKhukhN8Q_NPjle2mbsYnYH1lriS0XfmR4HkwK0WqGOLqNHVdVJUAeBf48elvk_qc9yZ1b6nHyYBZHtoXK/s1600/5.jpg
Film tahun 1980, Rating IMDB 7.7 dari 209 pemilih

6. The Prodigal Son
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhubXWQPRvyaOTuDo3jxRQBW6gIDXtlAVHmosSyD9Ubl5Sek8dvbntWef9ptLVlbvhgkaWSsrMtPzdqpOHTvxNjWFHzORh9qK6fG45Dq8o02D9q9wXgN8jJpK_jprewFUhCY0QKL3H4P3ZP/s1600/6.jpg
Film tahun 1982, Rating IMDB 7.7 dari 704 pemilih

7. Drunken Master
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvep5Qo-QEZOLj5RssKQuuH3o0IlpBfst_9m1WmTCJnhjSzht2IIlMux0rLZxu3YodiAwOE3mzog-CcUW69w9Kfr7WDBrVMEsZNalLxpK0hu8IQFoM4TjK9DQUvshPdbzXGEGhmNxOFSvV/s1600/7.jpg
Film tahun 1978, Rating IMDB 7.6 dari 4120 pemilih

8. Enter the Dragon
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzlp1lPWTktSy6f7DHbvrbIiRsGzthEB7b4XwPngI3Vd6Hgwqx6H8eLIfZG1dKr-h1EAZsX13O-TcIlHOGEvA8Fn4f8Ebhvn6LveAPhrQL4PZSUvZa28_kXXuz8Dr3K9upepLW6Q7MG_eS/s1600/8.jpg
Film tahun 1973, Rating IMDB 7.5 dari 16.589 pemilih

9. Snake in the Eagle's Shadow
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrezKurrdpIUXSVEnV5Zc6wquRx5qFP0rJhccqPpiD1eOvF82pC7S9CUZFq7HkhyWSRi-ewUACGaMNGnxMLamH-XjJfDYrvi912iaNd10V9NmpZ4A0olq1dBt-v9plH5V8hMUMoV2t8oLd/s1600/9.jpg
Film tahun 1978, Rating IMDB 7.4 dari 1521 pemilih

10. Five Deadly Venoms
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNkuIeZJLO2aCFAi3ltE8zYuzr3GK_NLjxAFjyRUKyNQQZPs6GDzNoZjQljMxvtoPKcGTzQXptPa_cD07O6b06bZq3KbdacUStn7Y85-Du-PbhuoomAV0cmlddD74P88WlTPKku9cwTl9z/s1600/10.jpg
Film tahun 1978, Rating IMDB 7.2 dari 1074 pemilih

Baca juga: 15 Fakta Tentang Bruce Lee dan 10 Beladiri Paling Atraktif di Dunia

Saturday, September 29, 2012

5 Drama Korea Dengan Adegan Ciuman Terbaik

Penggemar Drama Korea kini semakin menggila banyaknya. Salah satu ciri drama Korea adalah romantisme dari tokoh–tokoh utamanya. Dan romantisme itu sering diungkapkan dalam bentuk ciuman. Beberapa waktu yang lalu, para penggila drama di Korea telah membuat daftar drama Korea dengan adegan ciuman terbaik.

Berikut 5 drama Korea dengan adegan ciuman terbaik:

1. “Queen In Hyun’s Man”

Ciuman Queen In Hyun's Man

Pilihan pertama jatuh pada serial drama Korea milik tvN, “Queen In Hyun’s Man” dengan perolehan 39% suara. Ciuman antara kedua pemeran utamanya, Yoo In Na dan Ji Hyun Woo ini mampu membuat dada penontonnya ikut berdebar saat adegan Yoo In Na berciuman dengan Ji Hyun Woo dengan menjinjitkan kakinya di atas kaki Ji Hyun Woo

2. “A Gentleman’s Dignity”

Ciuman A gentleman's Dignity

Di posisi kedua ada ciuman antara Kim Ha Neul dan Jang Do Gun dalam serial A Gentleman’s Dignity. Kim Ha Neul saat itu sedang bersedih dan Jang Do Gun mencoba menghiburnya lantas menciumnya. Suasana romantis ditampilkan dengan bunga sakura yang berjatuhan di sekaliling mereka. Jang Do Gun menutup ciumannya dengan memberikan jas nya pada Kim Ha Neul. Aww..so romantic!

3. “Rooftop Prince”

Ciuman Rooftop Prince

Ciuman romantis tidak hanya datang ketika bahagia, setidaknya itu juga yang ingin diungkapkan Park Yoo Chun dan Han Ji Min dalam serial Rooftop Prince. Keduanya berciuman lembut dan romantis meski berurai air mata. Ciuman mereka ini berhasil meraup 20% suara.

4. “The King 2 Hearts”

Ciuman The King 2 Hearts

Di urutan keempat ada Ha Ji Won dan Lee Seung Gi yang berciuman untuk drama mereka, The King 2 Hearts. Uniknya, ciuman mereka ini dilakukan di depan lemari es. Seung Gi dan Ji Won meraup 16% suara.

Mengingat banyaknya penggemar Lie To Me di tanah air, Sidomi menambahkan satu poin lagi untuk mengisi daftar.

5. Lie To Me

Ciuman lie to me

Ciuman antara Yoon Eun Hye dan Kang Ji Hwan ini lebih dikenal dengan istilah Cola Kiss. Cola kiss adalah ciuman saat Gong Ah Jung (Yoon Eun Hye) dan Hyun Gi Jun (Kang Ji Hwan) sedang bermain semprot – semprotan cola. Keduanya lantas terlibat pandangan intim dan akhirnya berciuman dengan mesranya.

Baca juga, 11 Pasangan Paling Serasi Dalam Drama Korea

10 Film Sejarah yang Ceritanya Kacau

FIlm-film dibawah ini mungkin banyak diantaranya sudah pernah anda tonton. Seperti Gladiator atau The Last Samurai, Tapi Tahukah anda jika di FIlm tersebut terdapat sejarah yang aneh dan kacau Pada kali ini SurgaBerita akan Menampilkan 10 Film Sejarah dengan Cerita Paling Kacau

1. 10,000 B.C.

Jadi dengan sangat berat hati kami menginformasikan bahwa para mammoth bukanlah alat untuk membuat piramid. Lagian, mammoth nggak hidup di padang pasir. Buat apa rambut tebal kalau harus tinggal di tempat begituan? Dan… jamanitu belum ada piramid, setidaknya sampai 2.500 SM atau lebih.

2. Gladiator

Kaisar Commodus sama sekali bukan sister-complex seperti yang digambarkan dalam film. Alkoholik yang kejam, benar juga sih, tapi enggak secengeng itu. Dia bahkan mampu memerintah lebih dari satu dekade dan bukan hanya beberapa bulan aja. Dia juga nggak membunuh ayahnya sendiri, Marcus Aurelius, yang aslinya wafat karena penyakit cacar. Dan terakhir, alih-alih dibunuh di arena gladiator, Commodus sebenarnya dieksekusi di kamar mandinya sendiri.

3. 300

Walaupun film ini mengambil latar berdasarkan kejadian nyata, yaitu Battle of Thermopylae, film ini kebablasan dalam berkreasi dengan stylenya. Yang paling kelihatan adalah si Raja Persia Xerxes nggak setinggi 8 kaki seperti yang digambarkan oleh Cirque du Soleil. Lalu konsul di Sparta hanya boleh diikuti oleh orang yang berusia 60 tahun lebih, dan nggak ada satupun orang seperti Theron yang diperankan oleh Dominic West yang berusia 37 tahun. Dan para pejuang Sparta pergi ke medan perang dengan menggunakan baju besi, bukan hanya celana dalam seksi dari kulit.

4. The Last Samurai

Orang jepang di akhir abad 19 tidak menggunakan tenaga dari luar negeri untuk memodernisasikan militer mereka. Kalaupun iya, kebanyakan adalah orang Perancis, bukan Amerika. Karakter Ken Watanabe diambil dari orang bernama Saigo Takamori yang mati karena melakukan bunuh diri, atau “seppuku,” karena menderita kekalahan dan bukannya mati karena dibredel peluru. Lagian, diragukan sekali bahwa seorang veteran perang pemabuk berusia 40-an, bisa menguasai sumpit dan pedang samurai seahli itu.

5. Apocalypto
APOCALYPTO
Film ini telah berhasil membuat pusing departemen Antropologi. Memang benar suku Maya mengorbankan manusia untuk upacara, tapi bukan untuk Kulkulkan, si dewa matahari, dan hanya petinggi-petinggi yang diambil dalam perang saja yang dibunuh. Para penginvasi yang datang pada akhir film seperti pahlawan kesiangan aja, karena 90 % dari penduduk Amerika asli meninggal karena cacar yang ditularkan dari babi Spanyol yang terinfeksi.

6. Memoirs of a Geisha
MEMOIRS OF GEISHA
Kedewasaan geisha, atau “mizuage,” hanyalah sebuah perubahan penampilan, dimana ia merubah tata rambut dan pakaiannya. Proses ini tidak melibatkan geisha jadi lebih intim dengan pelanggannya. Dalam sebuah adegan klimaks dimana Sayuri menyuguhkan tarian megah pada para penonton, settingnya, seperti sepatu berhak, salju buatan, dan lampu-lampu aneh, lebih kelihatan seperti Sutudio 54 daripada Kyoto sebelum masa perang.

7. Braveheart
BRAVEHEART
Mari lupakan sejenak bahwa kilt(semacam rok tradisional Skotlandia) belum digunakan sampai kira-kira 300 tahun setelah William Wallace. Menurut film ini, pesona dari mata biru Wallace saat perang Falkirk sangat powerful, dia berselingkuh dengan istri raja Edward II, yaitu Isabella dari Perancis, dan menghasilkan Edward II dari hubungan itu. Tapi berdasarkan buku-buku sejarah, Isabella baru berumur 3 tahun pada saar perang terjadi, dan Edward II baru lahir 7 tahun setelah kematian Wallace.

8. Elizabeth : The Golden Age
Kunjungi Surgaberita.blogspot.com
Pada 1585, menurut settingan film ini, Ratu Elizabeth berusia 52 tahun(Cate Blanchett baru berumur 36 pada waktu bermain film ini) dan ia tidak dilamar oleh orang sepeti Ivan the Terrible (yang sudah mati pada jaman itu). Dan walaupun dalam film dia digambarkan sedang menggiring tentaranya ke Tilbury dengan menunggang kuda putih dan dilengkapi dengan baju besi lengkap dengan pedangnya, pada kenyataannya sang Ratu hanya bisa menunggang dengan posisi menyamping dan membawa tongkat kecil. Dia lebih seperti mayoret daripada menyerupai image Joan of Arc.

9. The Patriot
THE PATRIOT
Figur perang revolusi Francis Marion, peran dari Mel Gibson, bukanlah orang yang berpikiran jauh ke depan demi keluarganya seperti yang digambarkan dalam film. Dia adalah pemilik budak yang tidak menikah (dengan sepupunya) sampai perang usai. Para ahli sejarah juga mengatakan bahwa ia sering membunuh Indian Cherokee. Ditambah lagi, di perang Guilford Court House, dia berhasil membunuh musuh bebuyutannya dari Inggris? Yang bener aja, bangsa Amerika sebenarnya kalah dalam perang itu.

10. 2001: A Space Odyssey
2001: A SPACE ODYSSEY
Menurut film ini, pada tahun 2001 manusia sudah berhasil melakukan perjalanan ke Jupiter, debat kecerdasan dengan computer, dan lompatan kuantum di evolusi manusia. Alih-alih, kita malah dapat Stasiun Luar Angkasa MIR jatuh dari langit, Windows XP, dan Freddy Got Fingered. Kelihatannya pelajaran yang kita dapat dari sini adalah kadangkala jauh lebih baik kalau semua hal di film itu benar-benar tidak terjadi.

Baca juga: 10 Film Paling Romantis Sepanjang Masa dan 5 Film Serial Horor Yang Tak Pernah Berakhir

Tuesday, July 17, 2012

10 Film Paling Romantis Sepanjang Masa

Cinta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia. Kisah cinta menjadi tema yang tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Buku-buku, lagu-lagu bahkan film-film bertemakan cinta selalu laris di pasaran.

Berikut 10 film romantis versi jakartakita.com dari beberapa periode zaman yang berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi para pencinta film romantis. Film apa sajakah itu?

1. Titanic

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHsq8cp9rXbkNWJi2QC0QRZgVw6y9T2KVbsUqeClvyxkQwntIJp4mCVDUUw1fMYpKXCXKEG2FavflphgpBtzubcuek6O0AfjxcDGaS40f7yPIEQ-Ls-_7lntChMU8aWtG03JR6ROYcCxU/s640/titanic.jpg

Siapa yang tak mengenal adegan romantis Jack (Leonardo DiCaprio) saat memeluk Rose (Kate Winslet) di atas kapal Titanic. Sebuah kisah cinta mengharukan dari dua orang berbeda kasta yang harus berakhir tragis karena kapal Titanic tenggelam setelah menabrak gunung es. Film yang dirilis pada tahun 1997 ini memborong 11 piala Oscar dengan penghasilan terbanyak sepanjang masa hampir mencapai US$ 2 miliar.

2. Twilight

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0YFlcjUjYQmVvStauTitP3e11dlv3p9gLw5Rp3sks9l8I5L8N2rFvk8CaXEYq2AeNdZ6d7KTcowXRB9GD2ReYnuJptVTfYdvhptXsIO6fng6IJG8p8qMWMuIsoyDyfAvzkK2uEHGK51eV/s1600/New+Best+Twilight+Edward+and+Bella+Kissing+Wallpaper+2.jpg

Cinta antara dua anak manusia yang berbeda kelas mungkin sudah biasa. Kisah cinta terlarang antara Bella Swan (Kristen Stewart) dan Edward Cullen (Robert Pattinson) membuktikan bahwa cinta tidak mampu menghalangi seorang anak manusia mencintai keturunan vampir. Film yang diadopsi dari novel best seller karya Stephenie Meyer ini mampu menghipnotis jutaan penggemarnya di seluruh dunia. Film ini bahkan mampu memberikan untung 14 kali lipat dari biaya produksinya.

3. Ghost

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfA0xLmLJZGBUlPWsKI4Y07VBN6GU0aQjYDLb7-vddJe7T_wSwmKshmba0uTZ7TAArr3q6ZpSRi7JXrV3XOojW2ZXjoU2e_4Wp2Tt-hagdlJy2ZXkZrwN7WTLW6QQifkKsSelbluCEsQ/s1600/Demi_Moore+%25285%2529.jpg

Masih ingatkah anda dengan adegan khas antara Molly (Demi Moore) yang hanya mengenakan kemeja kedodoran warna putih, dengan Sam (Patrick Swayze) yang bertelanjang dada dan hanya berbalut celana jeans dan mereka duduk dengan intim sambil membuat guci dari tanah liat? Film drama fantasi ini mengangkat kisah sepasang suami istri yang mengalami kejadian naas dan berakhir dengan kematian Sam sang suami. Sayang Sam tak bisa terlepas dari kematian secara utuh dan terjebak antara garis hidup dan mati alias jadi hantu. Merasa masih berhutang kata-kata cinta dan harus melindungi istrinya Molly, Sam meminta bantuan cenayang (Whoopi Goldberg) untuk membantu berkomunikasi dengan Molly. Film yang meraup untung lebih dari 20 kali lipat dari ongkos produksinya ini seakan ingin menunjukkan bahwa rasa cinta itu kekal, tak hanya terbatas ruang dan waktu.

4. Pretty Woman

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLavB8A_v09oMuq3ZJJwdXc8kl1Ph7iZplIuDJwU2EdjAJBdU53_6CgamhJKPMHbVEQOk7fwpDqq7XlUumha2d7wo_ipN-Wenl7OaX8nVxeZjcB8Z3GfVRLMEbf4NRJsCFMxJtJclLKlI/s1600/pretty+woman.jpg

Kisah cinta lainnya yang tidak kalah fenomenalnya di layar lebar adalah kisah cinta Edward Lewis (Richard Gere) si pengusaha kaya raya yang jatuh cinta pada Vivian Ward (Julia Roberts) sang pelacur dari Hollywood Boulevard. Kisah film yang mengeruk untuk US$ 463 juta ini berawal saat Vivian disewa untuk mendampingi Edward menghadiri jamuan makan malam, kedekatan mereka selama beberapa waktu dan sikap polos dan jujur Vivian membuat Edward jatuh hati meski dalam prosesnya status Vivian cukup membuat masalah baru dalam kehidupan Edward. Pesan moral dari film ini adalah bahwa cinta bisa datang di mana saja, kapan saja, dan pada siapa pun, tak memandang status.

5. Slumdog Millionaire

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6xrYaZMY_Aa9f3ohYBgKqDsEJkUEXh97CAkEKRe0lzRoSR5ijtpfPtrNgi0t2gqrRr_bAwUkRVJ_g2llDgV0jxAd9Wm1wZ_epxWLhGmpNfom6eilHKZfvPvpdI17eKkQLrLqwAhls-zg/s1600/slumdog-millionaire-lover.jpg

Film peraih 7 piala Oscar pada tahun 2009 arahan sutradara Danny Boyle ini bertutur tentang potongan kisah bagaimana Jamal mampu menjawab setiap pertanyaan dari kuis fenomenal ‘Who Wants To Be Millionaire’ dengan visualiasi perjuangan Jamal Malik (Dev Patel) menemukan cinta sejatinya Latika (Freida Pinto) dengan latar belakang kelamnya kemiskinan di India.

Film ini seakan ingin menunjukan pada dunia bahwa cinta bukan saja milik orang berduit, tapi cinta juga milik Jamal Malik, remaja yatim piatu dari perkampungan kumuh yang mendadak kaya setelah memenangi kuis Who Wants To Be A Millionaire berhadiah 20 juta Ruppe. Cinta dan ironisnya hidup Jamal pun membuat dunia terharu, dan tak heran jika film ini menghasilkan US$377 juta.

6. Romeo & Juliet

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiubcWL8X8RfCqxQxWuZBd7vkCmurP0w1TzdCtMxwQA4WqwTLSKT6_G1Ey2cR68-6Y21qoznm4c63QRX9HnCk3762UnW38Cgej8hblcd4Wati4Tn9EoyL9uCbgVjiftPdqhVd8QepOOqA4/s1600/romeo_juliet.jpg

Pada tahun 1996, sutradara Baz Luhrmann mengemas kisah cinta sepanjang zaman Romeo dan Juliet dalam versi film yang lebih modern. Kisah cinta berawal ketika Romeo (Leonardo Decaprio) dari keluarga Montage jatuh cinta dan Juliet (Claire Denis) dari keluarga Capulet. Padahal keluarga Montage dan Capulet berseteru. Namun kisah cinta mereka harus berakhir tragis dengan kematian keduanya. Juliet mati bunuh diri setelah mengetahui Romeo terlebih dahulu mendahuluinya.

7. Gone With The Wind

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt7EIPAj6_bozfG1fA7m9e9eHHwPOfhsJnAHQpRaW9oxFaiTuj9HMguOny_eL9HdkskpwrCHRkd6yYd-LFa5KD4A_ZkUF2yV3G9GjOFZTU0qHOcjY83E9xHMLit3l0owPOYKwBbFu5xYBg/s1600/gone-with-wind-screen-lovers-pose.jpg

Meskipun jadul, film romantis yang dirilis 1939 ini menjadi film romantic paling popular sepanjang zaman, Kisah cinta klasik Scarlett O’Hara dan Rhett Butler yang diwarnai peperangan orang selatan dan Yankee di Amerika, cukup membuat film ini layak dijadikan tontonan. Tak heran jika dari sisi penghasilannya, film produksi MGM ini meraup untung 100 kali lipat dari biaya produksinya.

8. Sleepless in Seattle

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqOTYDcmaO5tQkh1nq80ww_505TnvImRCUalKJe50Cl23ECMs-vQDhFNGaO6GYsP7eVRU81U9uqacCNihRK5x2PoPvpYo2w-rkzrquxdqVPwdzP8kc1q9OQrKQYJyRZTxyk3sYyhktRYU/s400/sleepless_in_seattle_poster.jpg

Cerita berawal dari Samuel Baldwin (Tom Hanks) yang baru saja ditinggal mati istrinya Maggie dan untuk melupakan Maggie, sam memutuskan untuk pindah dari Chicago ke Seattle bersama anaknya, Jonah Baldwin. Namun, setelah 8 bulan sejak kematian Maggie, Sam masih sedih dan tidak bisa tidur di malam hari. Jonah yang ingin ayahnya hidup bahagia kembali, menelepon salah satu radio nasional dan menceritakan apa yang dialami ayahnya. Hasilnya adalah ada sekitar dua ribu surat masuk ke radio tersebut untuk meminta alamat dan no telp Sam dari seluruh wanita di Amerika.

Annie Reed (Meg Ryan) adalah jurnalis dari sebuah majalah di Baltimore yang ditugaskan untuk menulis kisah Sam Baldwin. Annie malah jatuh cinta, tugas Annie tidak selesai, dia pulang ke Baltimore dengan tangan hampa. Jauh, sebelum itu Annie menulis surat kepada Sam bahwa dia ingin bertemu Sam di Puncak Empire State Builidng pada tanggal 14 Februari ketika matahari mulai terbenam.

9. When Harry Met Sally

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTANyxlAPvxbG-0_NrGHFc2MP5EtRtg27_eYaB8rWOY7zqK2O7Srh49pPplq2d-xjVmCLjYr70R5sdCHyFbQ22D6_PtkQ_2B3onp5DOvIfUkvGj5Fb0Ml-f3-taMU9cdPuxEPGbP4uQr3H/s1600/when-harry-met-sally-bmd.jpg

Film komedi romantis yang sangat bagus karya Rob Reiner. Film ini bercerita tentang pertemuan antara Harry dan Sally yang pada awalnya tidak suka satu sama lain, lama kelamaan mereka berteman dan akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih. Naskah luar biasa unik dari Nora Ephron yang menampilkan dialog-dialog yang membahas mengenai perbedaan pola pikir antara pria dan wanita. Penampilan dan karakter iconic Harry dan Sally juga berhasil dihidupkan dengan baik oleh Billy Crystal dan Meg Ryan.

10. P.S. I Love You

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBLmqxLw4sVoMMKGRzxyXcLcfT8isMv3avYnJijGoYz_r1xLzLgpqtHF087d216CANswDqoyKTVBcmolwfDbdzQe1Cz9t2xC5Zny1ZfKInvIhA5av9JxrdTmo7nacJ_Lnml2zif2zbF4cO/s1600/PS_I_Love_You_26486.jpg

Film adaptasi dari novel berjudul sama karya Cecelia Ahern (putri Bertie Ahern, Perdana Menteri Irlandia) berbudget US$ 30 juta ini meraih 2 Oscar dengan pendapatan sekitar US$ 47 juta. Kisah ini berawal dari hidup Holly (Hillary Swank) yang berubah suram sejak kematian sang suami, Gerry (Gerard Butler). Kepergian Gerry menjadi hal terberat yang harus diterimanya. Holly mengurung diri selama berminggu-minggu, menjadi sosok perempuan lemah, penyendiri, menyesali kehidupan sampai kehidupan berubah saat ultahnya yang ke-30. Sebelum meninggal Gerry menulis berlembar-lembar surat dengan catatan kaki P.S: I Love You, lambat laun membawa Holly kembali hidup dan menemukan arti pernikahan, persahabatan, dan bagaimana cinta yang begitu kuat dapat mengubah kematian menjadi awal dari kehidupan yang baru.

Baca juga, 6 hal romantis yang paling diharapkan wanita dari kekasihnya dan 10 fakta unik mengenai film titanic