Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Sunday, February 3, 2013

Overtraining


Overtraining merupakan kondisi dimana tubuh mengalami akumulasi stress akibat terlalu keras berlatih melebihi kemampuannya. Tubuh kemudian justru mengalami penurunan setelah melakukan olahraga atau latihan berat dalam jangka panjang.

Istilah lain dari overtraining adalah under-recovering, yang artinya sama, yaitu tidak memiliki waktu dan nutrisi yang cukup untuk pulih dari latihan.Olahraga dikatakan berlebihan jika kita melakukannya setiap hari dalam waktu lama, tanpa istirahat, atau jika satu sesi olahraga dilakukan lebih dari 60 menit tanpa berhenti, dengan intensitas yang tinggi.
Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa kondisi overtraining merupakan kondisi di mana tubuh kurang istirahat untuk melakukan proses pemulihan setelah latihan.
Untuk menghindari overtraining ini, sebelumnya Anda pun perlu mengenali tanda-tandanya berikut ini :


  • Kemampuan berlatih yang justru menurun. Tubuh tidak punya cukup waktu untuk memulihkan diri ketika Anda berlatih terlalu sering dan terlalu keras.
  • Perubahan psikologis seperti mudah emosi, tersinggung, depresi, dan kurang konsentrasi merupakan gejala overtraining yang mudah dideteksi.
  • Penurunan selera makan, mudah letih, insomnia, badan terasa lebih ringkih, dan sakit kepala juga merupakan gejala bahwa Anda terlalu berlebihan saat berolahraga atau latihan berat.
  • Peningkatan detak jantung meski Anda dalam keadaan istirahat juga menjadi salah satu tanda yang harus diwaspadai karena overtraining.
  • Ketidakseimbangan pada hasil tes darah, misalnya terlihat saat Anda cedera dan sulit disembuhkan serta rasa nyeri yang tidak normal. Hal ini disebabkan karena kadar besi dalam darah, kadar kalsium dan fosfor, asam urat, cairan elektrolit, nitrogen dalam urin, serta kolesterol dan trigliserida menjadi tidak seimbang akibat overtraining.
  • Overtraining dapat meningkatkan produksi hormone kortisoldan menurunkan hormone testosterone yang selanjutnya menyebabkan penyusutan massa otot sehingga otot melemah atau mengkerut (muscle wasting).

Intinya adalah jangan memaksakan tubuh Anda untuk berolahraga atau latihan terlalu berat. Pastikan waktu istirahat dan asupan makanan Anda juga seimbang. Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan tubuh, tetapi ingatlah sesuatu yang berlebihan pasti berujung negatif seperti overtraining ini. (pfa)

Friday, January 4, 2013

Muk Yan Jong

Sekitar abad 17, para pendekar di kuil Shaolin sudah menggunakan berbagai alat bantu latihan yang akurat dan dinamis untuk berlatih kungfu. Teknologi yang digunakan cukup maju kala itu, berbagai kaidah mekanika diterapkan dalam membuat simulasi teknik pembelaan diri.

Penggunaan katrol, bandul kayu, pegas, tenaga hidrolik lazim dipakai untuk menguji dan melatih keterampilan. Boneka-boneka kayu juga umum digunakan.

Pada kungfu aliran wing chun yang diciptakan seorang wanita bernama Yim Wing Chun, murid pendeta Shaolin bernama Ng Mui, sangat dikenal prototip boneka kayu yang sangat efektif karena memiliki dua lengan, kaki, dengkul yang mewakili gerakan menyerang mansuia.

Boneka kayu yang disebut Muk Yan Jong digunakan sebagai ‘mitra’ berlatih dalam kungfu wing chun. Kemudian alat ini juga diadopsi oleh kungfu aliran lain dari Cina Selatan dan kini juga dipakai oleh seni beladiri non kungfu.

Menurut legenda, sebelum kuil Shaolin pertama kali hancur (diserang pasukan dinasti penguasa kala itu), terdapat sebuah gua yang di dalamnya berisi 108 buah alat simulasi terbuat dari kayu yang setiap set mewakili satu jurus wing chun.

Beberapa abad kemudian dikenal adanya boneka kayu yang mampu bergerak dinamis dan dapat digunakan berlatih hingga 108 jurus.

Muk Yan Jong kemudian dipopulerkan oleh generasi penerus wing chun, yakni Yip Man (Ip Man). Bagi yang pernah nonton film Ip Man (produksi tahun 2008) yang diperankan oleh Donnie Yen, pasti ingat dengan tokoh legendaris kungfu wing chun yang satu ini.

Yip Man yang lahir 1893 dan meninggal pada 1972 memiliki seorang putra bernamaYip Chun yang kini menjadi pewaris wing chun (kemudian mendirikan Yip Man Martial Arts Associaton di Hongkong). Murid Yip Man yang terkenal adalah Liong Siau Lung alias Bruce Lee.

Muk Yan Jong sudah menjadi alat wajib bagi Yip Man dalam berlatih wing chun. Sehingga ia dikenal memiliki tangan yang kokoh dan konon dalam suatu peristiwa ia mampu membengkokkan picu pistol (dalam film Ip Man adegan ini digambarkan dengan melepas tempat peluru pistol colt saat pistol tersebut diacungkan polisi Cina ke wajah Yip Man).

Jong menurut arti harfiah adalah gelondongan kayu yang ditancapkan di atas tanah. Alat ini dibuat dari batang kayu berserat halus dari pohon sejenis oak. Jika dulu ditancapkan ke tanah, sekarang dimodifikasi dengan membuat rangka dan dudukan yang tetap mampu memberi kelenturan balasan yang baik.

Desain Muk Yan Jong sangat memperhatikan bentuk serangan lawan. Penempatan lengan-lengan atas bersudut tertentu serta kemampuan ayun dan puntir batang-batang penyangga, membuat praktisi wing chun harus melakukan teknik tangkis-serang yang akurat dan presisi.

Alat ini bermanfaat untuk memperkuat tenaga, sensitivitas, melatih teknik pukulan dan tangkisan dibarengi latihan ketepatan posisi dan sudut penguasaan daerah lawan. Salah menangkis, memukul atau menendang, baik dari segi arah dan kekuatan, akan membuat kita hilang keseimbangan.

Saat ini ada 116 jurus atau gerakan baku untuk berlatih Muk Yan Jong yang dirangkum dalam delapan bagian latihan.

Thursday, December 27, 2012

Manfaat Skipping

Mungkin kalian pernah melihat petinju yang sedang latihan skipping dan kalian bertanya dalam hati apa sich manfaat dari skipping.Yah! kegiatan yang sering kita lakukan saat kecil ini memiliki banyak manfaat loh!
Selain murah dan tidak membutuhkan tempat yang luas, skipping juga sangat efektif dalam membantu permasalahan kesehatan.

Berikut ini adalah manfaat skipping :
 1. Pembakar kalori yang efektif
Tidak hanya lari, skipping juga sangat berperan dalam pembakaran kalori dengan jumlah besar. Dengan melakukan skipping selama 30 menit saja, kalori dapat dipangkas sebanyak 450 kalori.

2. Menjaga kesehatan organ kardiovaskular
Skipping diketahui menyertakan gerakan yang bermanfaat bagi kesehatan organ kardiovaskular. Setiap lompatannya, diklaim dapat membuat jantung lebih kuat dan sehat. Dengan melakukan skipping akan membuat banyak darah terpompa, memberikan oksigen, dan pada akhirnya akan memberikan nutrisi ke jaringan tubuh.

3. Melawan osteoporosis
Osteoporis sering menyerang orang di usia tua. Dengan melakukan skipping sedini mungkin, risiko akan terkenanya osteoporosis akan semakin kecil. Skipping diklaim dapat meningkatkan kepadatan tulang dan membantu menjaga dari serangan osteoporosis. Hal ini berdasarkan laporan dari The Osteoporosis Society yang mengungkapkan bahwa olahraga rutin seperti melompat dapat menguatkan struktur tulang seseorang, yang selanjutnya berhubungan dengan kecilnya kemungkinan terkena serangan osteoporosis.

4.Membantu koordinasi, keseimbangan dan kelincahan

Mungkin bagi NEWBY tidak bisa dan langsung malas.Memang sih saat pertama tama kita tidak akan terlihat seperti MUHAMMAD ALI heheh.. tapi kalau kita sering pasti lama kelamaan pasti bisa





Saturday, December 15, 2012

10 Aktor Kungfu Terbaik di Dunia





10. Leung Kar Yan



Leung Kar Yan merupakan actor dan sautradara film laga Hong Kong. Uniknya sama sekali tidak pernah mempelajari kungfu secara formal. Leung Kar Yan mempelajari kungfunya dengan otodidak. Cukup dengan melihat sang penata laga, dia sudah dapat menirukannya dengan sempurna.
Mulanya dia hanya sering menjadi cameo saja. Baru tahun 1978 saat bermain dalam film yang disautradarai oleh Sammo Hung dia mulai diperhitungkan. Bahkan performanya di Warriors Two (1978) sebagai Mr. Tsang (Master Wing Chung di dunia nyata) dianggap sebagai penampilan terbaiknya.


9. Lo Mang



Lo Mang adalah pemain laga veteran. Dia banyak bermain di dilm produksi Shaw Brothers pada akhir 70-an hingga awal 90an. Lo Mang merupakan orang yang paling terkenal dari Venom Club sebagai Venom Mob.
Filmnya yang paling terkenal adah Five Deadly Venoms dan Kid with The Golden Arm. Lo Mang adalah artis bela diri yang ahli dan merupakan pelatih Tai Che Tuan. Sekarang dia masih aktif dalam industri TV di Hong Kong. Terkadang dia juga terlibat dalam film sebagai actor yang memiliki tipe komedi. Selain itu Lo Mang juga aktif sebagai koreografi laga dalam beberapa produksi.



8. Gordon Liu


Bagi para penggemar Sun Go Kong a.k.a. Kera Sakti mungkin sudah tak asing lagi dengan nama satu ini. Dia berperan sebagai Gu Mo Ong sang siluman kerbau yang mata keranjang. Namun perlu diketahui bahwa Gordon Liu ini adalah actor bela diri yang sangat tangguh. Di eranya dulu gerakan-gerakannya sebagai biksu shaolin sangat memukau. Dan mungkin karakter sebagai biksu shaolin inilah yang begitu melekat pada film-film Shaw Brothers di tahun 80-an. Gordon terkenal di Hollywood saat dia membintangi Dwilogi Kill Bill.
Reply With Quote


7. Hwang Jang Lee



Hwang Jang Lee adalah seorang actor laga Hong Kong yang sebenarnya berdarah Korea. Mungkin tidak banyak dari kita yang mengenalnya saat disebutkan nama Hwang Jang Lee. Namun saat kita melihat wajahnya maka kita akan segera mengenalnya sebagai Silver Fox (salah satu karakter antagonis yang diperankannya) atau Thunderfoot (musuh Jackie Chan dalam Drunken Master).
Hwang Jang Lee memang lebih terkenal sebagai karakter antagonis. Tapi walau demikian tidak jarang dari kita yang berdecak kagum dengan kemahiran bela dirinya itu. Pada masanya mungkin dialah yang pertama kali memperagakan dua kali tendangan kaki dalam satu lompatan yang lazim terlihat di jaman sekarang. Dia juga menemukan beberapa gerakan akrobatik yang pada saat itu tidak pernah terpikirkan oleh orang lain.


6. Yuen Biao



Yuen Biao memiliki keahlian khusus dalam seni bela diri kungfu dan telah bekerja dalam lebih dari 80 film sebagai aktor, stuntman dan koreografi aksi laga. Bersama-sama dengan “saudaranya” lulusan dari Sekolah Opera Peking, Sammo Hung dan Jackie Chan, ia adalah salah satu dari anggota Seven Little Fortunes.
Di awal-awal tahun 1970an, Yuen mulai bekerja sebagai seorang stuntman dan peran pembantu. Setelah berperan dalam beberapa film Yuen menjadi seorang stunt untuk Bruce Lee di film Enter the Dragon (1973). Dia juga adalah salah satu “tiruan” dari Bruce Lee dalam film Game of Death (1978), melakukan berbagai macam gerakan akrobatik dan stunt dimana Bruce Lee “body double” (Taekwondo expert, Tai Chung Kim) tidak dapat melakukannya. Yuen tetap bekerja sebagai seorang stuntman, dan juga sebagai aktor di dunia industri perfilman Hong Kong.
Akhir tahun 1970an dan awal-awal tahun 1980an, berkat hubungan baiknya Sammo Hung dan Jackie Chan, ia mulai bekerja secara rutin sebagai aktor. Selain itu ia juga muncul dalam beberapa peran kecil dalam beberapa film seperti Hung trilogi Lucky Stars.

5. Donnie Yen

 Sejak awal ia sudah diakui sebagai ahli silat. Di usianya yang masih 14 tahun dapat mengalahkan pelatih dojo Taekowondo bersabuk hitam. Usia 19 tahun dinobatkan sebagai juara Wu Shu tahunan AS. Sebagai orang perfilman, ia berkutat di Hong Kong, Hollywood, sampai 20 tahun lebih baru memiliki hasil karya yang dibanggakan bermakna mendalam yakni film Ip Man.
Keunikan seorang Donnie Yen adalah dia tidak pernah mandek dalam berkreasi. Gaya-gaya bela dirinya semakin lama semakn berkembang. Donnie mempelajari aliran lain seperti tarung bebas ala MMA ataupun Jiujitsu. Secara pribadi saya menilai, Donnie layak disebut sebagai pengganti Bruce Lee karena karakternya yang suka bereksperimen itu. Coba perhatikan gerakan-gerakan dalam film Sa Po Lang, Flash Point, atau Ip Man, tentu kita akan disuguhkan gaya bertarung yang fresh dalam ketiga film itu. Praktis di saat aktor yang lainnya tenggelam, Donnie di usianya malah merambat naik.


4. Sammo Hung



Sammo Hung adalah seorang aktor, produser dan sutradara film laga Hong Kong yang cukup dikenal akan hasil kerja dalam bidang seni bela diri Cina dan dunia perfilman di Hong Kong. Ia pernah menjadi koreografi pertarungan untuk beberapa orang terkenal, seperti, Bruce Lee, Jackie Chan, King Hu, Stephen Chow dan John Woo.
Hung adalah tokoh yang sangat penting yang membawa gelombang perubahan baru di Hong Kong di tahun 1980an, membantu perkembangan seni bela diri dan memulai Jiang Shi genre (mayat penghisap darah).
Hung juga dikenal sebagai “Dai Goh”, sampai pembuatan film Project A, yang menampilkan kedua aktor terkenal tersebut. Karena Hung adalah yang tertua diantara mereka, kung fu “brothers”, dan yang pertama kali terkenal di dnia perfilman, maka ia mendapatkan nama julukan baru, “Dai Goh Dai”, yang artinya, Saudara Tertua atau Saudara yang Tertua


3. Jackie Chan



Jackie Chan adalah aktor, sutradara, stuntman dan penyanyi yang terkenal dengan kebiasaannya yang tidak pernah menggunakan pemain pengganti dalam adegan-adegan berbahaya dalam film-filmnya. Selain ‘seni’ perkelahian yang digunakan dalam adegan-adegannya. Dan salah satu film yang membuatnya naik daun adalah Trilogi Police Story.
Jackie yang selalu bermain beradegan kung fu di hampir semua film-filmnnya, berbeda di film terbarunya SHINJUKU INCIDENT. Ia tidak beradegan kung fu dan juga tidak berperan sebagai sutradara sebagaimana film-film Jackie terdahulu.


2. Jet Li

Siapa yang tak kenal master Wong Fei Hung? Seorang tabib china yang juga jago kungfu. Kisah Wong Fei Hung diangkat ke layer lebar melalui Once Upon a Time in China. Dan saat itu Jet Li lah yang berperan sebagai legenda bangsa China itu. Peran Jet Li sebagai mater Wong benar-benar begitu hidup dan melekat.
Jet Li adalah 1 dari sekian banyak aktor yang tak pernah mengenyam pendidikan formal dalam bidang akting. Terlahir dengan nama Li Lian Jie pada tanggal 26 April 1963 di Beijing, Jet Li mengawali karirnya di dunia film dari Wushu.
Jet Li mulai mempelajari ilmu bela diri ini sejak ia berumur 8 tahun. Banyak sudah medali yang ia peroleh dari menjadi atlet Wushu ini.
Saat terjadi booming film-film Kung Fu di Cina sekitar tahun 80-an, daya tarik dunia peran ini mempesona Jet Li yang belum juga berusia 20 tahun. Jet Li terjun ke dunia film dalam film pertamanya SHAOLIN TEMPLE.


1. Bruce Lee


Bruce Lee dikenal sebagai aktor aktion legendaris China yang populer dengan film-film silatnya. Selain sebagai aktor, Lee juga seorang produser film, yang memproduksi film-film Hongkong, di samping terkenal juga sebagai seorang master kung fu dan penulis buku. Pria yang juga memiliki nama Li Xiao Long ini, mengeluti dunia akting sejak usia balita, di mana ayahnya yang juga pemain opera sering mengajak dirinya bermain di pangung. Hingga akhirnya pada usia 18 tahun, ia telah membintangi 20 film. Dimana film-film terkenal yang dibintanginya di antaranya WAY OF THE DRAGON, ENTER THE DRAGON, FIST OF FURY, THE GREEN HORNET, dan lain-lain. Tidak hanya film yang menjadi karya Lee, aktor yang menempuh ilmu filsafat selama kuliah itu juga seorang penulis buku. Selain juga menciptakan sebuah seni bela diri yang ia diberi nama Jeet Kune Do, yang dipadukan dari ilmu bela diri, fisika dan ajaran tao yang selama ini dipelajarinya.

Friday, November 23, 2012

10 Seni Beladiri Terpopuler Asal Eropa

Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang untuk mempertahankan diri. Seni bela diri pada mulanya berkembang di medan pertempuran sebelum secara perlahan-lahan  berkurangan seiring dengan penggunaan senjata moden yang mulai digunakan secara berleluasa, seni bela diri mulai berkembang dikalangan mereka yang bukannya anggota tentera tetapi merupakan orang awam. Boleh dikatakan seni bela diri terdapat merata di dunia ini dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri, tak terkecuali kawasan eropa, kawasan yang sudah didominasi senjata canggih ini ternyata memiliki beberapa seni beladiri yang cukup populer dan di gandrungi sebagai gaya hidup di zaman modern. berikut ini 10 seni beladiri terpopuler asal eropa :


1.  Savate dari Perancis



Savate, atau Prancis Boxing, dikembangkan pada akhir 1700 dan dikatakan telah dikembangkan di kapal-kapal berlayar perancis Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan, di mana mereka belajar teknik menendang dari budaya Asia. Savate pertama kali diakui di Marseille, pelabuhan penting di selatan Perancis di mana para pelaut dari berbagai negara datang bersama-sama. Dalam seni beladiri savate mengkombinasikan antara pukulan dan tendangan, sekilas savate memang mirip muay thai, namun pada kenyataannya jauh berbeda dalam savate tidak terdapat serangan yang memanfaatkan dengkul ataupun sikut.
2. Anti Terror Kampf dari Jerman


Anti Terror Kampf atau disingkat ATK adalah beladiri asal jerman yang dikembangkan pada tahun 60an di Amerika. ATK di cipatakan oleh  Atlet dari gaya bertarung yang berbeda mengembangkan sebuah sistem yang murni hanya untuk tujuan pertahanan diri. ATK bukanlah olahraga, tetapi bentuk pertahanan diri - dengan dan tanpa lengan. ATK sangat bagus untuk orang-orang yang secara fisik lebih lemah. ATK digunakan oleh banyak karena efektivitasnya dan layanan keamanan untuk perlindungan pribadi.
3. Krav Maga dari Israel



Krav Maga adalah sebuah seni bela diri militer tangan kosong yang dikembangkan di Israel. Teknik dari Krav Maga menekankan pada netralisasi ancaman maksimum dalam konteks "kehidupan nyata". Sistem ini diakui keunggulannya karena telah diadopsi oleh Pasukan Pertahanan Israel dan juga badan-badan penegak hukum internasional lainnya seperti FBI, Mossad, SWAT, dan lain-lain. Tidak ada aturan baku dalam pertarungan Krav Maga. Baik pria maupun wanita menjalani metode latihan (drill) yang sama. Krav Maga tidak memiliki badan olahraga serta seragam resmi, walaupun beberapa organisasi mengenalkan sistem pangkat atau tingkatan berbeda dalam sistem kepelatihannya. Krav Maga pada pada dasarnya menekankan keselamatan diri penggunanya sambil berusaha melumpuhkan lawannya dengan cara apapun yang bisa dilakukan.


4. Sambo dari Rusia





Sambo (bahasa Rusia: самбо) adalah seni bela diri modern yang dikembangkan di Uni Soviet. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar "SAMBO" dan merupakan akronim dari САМооборона Без Оружия (SAMooborona Bez Oruzhiya), artinya "bela diri tanpa senjata". Sambo didasarkan pada gulat tradisional Armenia, Georgia, Moldova, Uzbekistan, Mongolia, dan Azerbaijan. 



5. Kurash dari Uzbekistan



Kurash adalah olahraga beladiri gulat yang populer di negara negara Asia Tengah. Kurash adalah ilmu beladiri kuno yang mengharuskan kedua pesertanya saling melempar satu sama lain untuk mendapatkan poin. Olahraga ini pertama kali dilombakan pada Asian Games, Doha 2006.[1] Asosiasi Internasional Kurash berada di Uzbekistan.



6. Gulat Highland dari skotlandia





Orang Skotlandia telah dikenal sebagai pejuang yang ganas, tapi hanya sedikit yang membandingkannya dengan Jackie Chan dan William Wallace walaupun kebanyakan orang Skotlandia menjalani banyak latihan seni bela diri. Gulat Highland adalah jenis pertarungan pertama yang diajarkan pada anak muda Skotlandia, biasanya teknik-teknik keluarga diturunkan dari ayah ke anaknya. Tercatat bahwa seringkali ksatria Inggris tertangkap basah oleh keahlian orang Skotlandia yang tanpa senjata yang bisa menyeret baju lapis baja dan kuda mereka dengan mudah. Gulat Highland sekarang ini terutama digunakan oleh kelompok reenactment (kelompok yang membuat simulasi dari kejadian sejarah) dan tertinggal dalam sejarah karena banyak tekniknya yang hilang seiring berjalannya waktu.


7. Pankration dari Yunani




Olimpiade Yunani kuno memang brutal pada umumnya, tetapi yang paling brutal dari acara-acara tersebut ada Pankration, yang kurang lebih artinya “Tanpa aturan”. Dalam pertandingan ganas yang merupakan kombinasi dari tinju dan gulat ini diperbolehkan melakukan apapun, mulai dari pukulan ke pangkal paha, mencolok mata, bahkan mematahkan jari. Maksud daripertandingan ini adalah supaya meyakinkan kalau setiap pria di kota siap untuk menjadi militer, dan teknik dari Pankration akan berguna ketika melawan gerombolan barbar. Sekarang, masyarakat Yunani masih melatih Pankration sebagai olahraga dan teknik yang dikembangkan ribuan tahun tersebut membuatnya menjadi seni bela diri campuran.

8. Tinju dari Bangsa Romawi dan Yunani Kuno



Tinju adalah olahraga dan seni bela diri yang menampilkan dua orang partisipan dengan berat yang serupa bertanding satu sama lain dengan menggunakan tinju mereka dalam rangkaian pertandingan berinterval satu atau tiga menit yang disebut "ronde". Baik dalam Olimpiade ataupun olahraga profesional, kedua petarung (disebut petinju) menghindari pukulan lawan mereka sambil berupaya mendaratkan pukulan mereka sendiri ke lawannya. Pertandingan tinju yang pertama tercatat dalam sejarah adalah antara lain melawan Abel. Kitab mahabrata juga mencatat pertandingan-pertandingan tinju, hal mana mendahului pencatatan cerita-cerita perkelahian di antara bangsa Yunani, Romawi, dan Mesir. Petinju terkenal pertama berkebangsaan Yunani bernama Theagenes dari Thaos yang menjadi juara Olympic Games 450 Masehi. Ia melakukan pertandingan sebanyak 1.406 kali dengan menggunakan cetus sarung tinju yang terbuat dari besi. Kebanyakan dari lawan-lawan itu tewas ketika bertarung melawannya. Meskipun boxing terkenal berabad-abad lamanya sebagai suatu bentuk hiburan, namun seorang Inggris yang bernama James Ping adalah James Broughton, juara britania, yang juga merupakan orang pertama yang menggunakan sarung tinju. Peraturan dan sarung tinju ini di perkenalkan pada tanggal 10 Agustus 1973.



9. Anggar






Anggar adalah seni budaya olahraga ketangkasan dengan senjata yang menekankan pada teknik kemampuan seperti memotong, menusuk atau menangkis senjata lawan dengan menggunakan keterampilan dalam memanfaatkan kelincahan tangan. Dalam artian lebih spesifik, anggaran adalah satu satu cabang olahraga yang diajarkan di sekolah - sekolah Eropa pada masa lalu dalam melatih keahlian dalam menggunakan senjata tajam yang akhirnya menjadi salah satu olahraga resmi di Olimpiade.


10. Gulat



Gulat adalah kontak fisik antara dua orang, di mana salah seorang pegulat harus menjatuhkan atau dapat mengontrol musuh mereka. Teknik fisik yang ditunjukkan dalam gulat adalah joint lock, Clinch fighting, Grappling hold, dan Leverage. Teknik ini dapat menyebabkan luka yang serius. Banyak gaya gulat yang diketahui dunia dan mempunyai sejarah yang panjang, dan olahraga gulat sudah menjadi olahraga olimpik lebih dari 100 tahun.


Martial Arts dalam Perspektif Islam

Anda Muslim atau muslimah? apakah anda mempelajari beladiri atau ikut masuk salah satu perguruan beladiri di tempat anda masing masing? 
Setiap kali disebut bela diri, entah mengapa selalu saja tergambar dalam benak kebanyakan orang tentang sesuatu yang berhubungan dengan keca­kapan dan kemampuan olah fisik semata. Padahal se­jatinya bela diri dapat diar­tikan dan dipahami dengan lebih luas lagi sebagai segala upaya, usaha, dan tindakan yang dilakukan seseorang untuk menjaga dan mem­pertahankan eksistensi (ke­beradaan) dirinya.
Dengan demikian, bela diri tidaklah terbatas pada pe­nguasaan atas keahlian seni bela diri tertentu saja. Pen­didikan—formal maupun nonformal—yang telah dan sedang dijalani dapat pula dikategorikan sebagai bela diri. Kenapa tidak? Bukankah pendidikan itu merupakan usaha membekali diri dengan berbagai pengetahuan agar mampu bertahan dalam ke­hidupan yang dari waktu ke waktu semakun tak menentu?

Islam sebagai ajaran mu­lia, sempurna, dan menye­luruh tak luput memberikan jalan keluar untuk meng­hadapi kemungkinan-kemung­kinan terburuk yang disebab­kan oleh anasir-anasir jahat. Begitu pula dalam membela diri, Islam telah mewajibkan setiap pemeluknya menuntut ilmu sebagai sarana pen­di­dikan diri agar tidak tersalah dalam menjalani kehidupan dunia yang akan menyebabkan kecelakaan menuju akhirat.

Yang jelas, sejauh ini tidak didapatkan satu bentuk seni bela diri pun yang diri­wayat­kan berasal dari Nabi, baik yang sahih, daif, bahkan maudhu’ sekalipun.  Padahal Nabi—berkebangsaan Arab, tentu saja mengenal seni bela diri dalam kelompok masya­rakatnya kala itu.

Uniknya, Islam menga­manatkan kepada para orang tua agar mengajari anak-anak mereka dengan keahlian-keahlian khusus, di antaranya memanah, menunggang ku­da—berkendaraan, dan be­renang. Tentu saja hal ter­sebut tidak termasuk dalam salah satu cabang seni bela diri manapun. Sekali lagi ini hanyalah membuktikan bahwa seni bela diri murni hasil dari tradisi suatu budaya tertentu.

Dikarenakan hal itu, dalam menyikapi seni bela diri—apa pun wujudnya—penting diper­hatikan pengaruh-pengaruh tradisi dari kebudayaan ter­tentu yang masih melekat dalam seni bela diri ber­sangkutan. Islam sebagai tatanan kehidupan yang ber­laku universal dan eternal (sepanjang masa) dalam menghadapi kreasi budaya yang bervariasi tidaklah me­nafikan semua, pun juga tidak memakbulkan segala. Selagi tidak berseberangan dengan kaidah, prinsip, dan ruh nilai-nilai Islam, seni bela diri sebagai produk kebudayaan bisa saja digiatkan.

Meskipun demikian, dalam praktiknya ada beberapa hal penting yang mesti diper­hatikan bagi para praktisi, penggiat, peminat, atau se­kadar penikmat pertunjukkan bela diri, antara lain:

Berbagai Perspektif

Pertama, sikap peng­hor­matan. Setiap seni bela diri mempunyai cara dan sikap penghormatan tersendiri da­lam kalangan internal, baik kepada sesama anggota, maupun kepada  para pe­ngajar. Sikap penghormatan ini berbeda antara tiap-tiap seni bela diri. Namun mereka memiliki satu kesamaan bahwa penghormatan itu dilakukan dengan gerakan tertentu seperti dengan mem­berikan isyarat tubuh—ta­ngan—dan membungkukkan badan. Kedua hal ini tidak dibenarkan dalam Islam.

Fuad bin Abdil Aziz asy-Syalhub dalam Kitaab Al-Adaab menulis bahwa pada asalnya memberi salam—sebagai bentuk peng­hor­ma­tan—dengan isyarat adalah terlarang, karena hal itu termasuk kebiasaan ahlul­kitab. Sedangkan kita (baca; umat Islam) diperintahkan untuk menyelisihi mereka dan tidak ber-tasyabbuh (menye­rupai) perihal mereka. Tir­midzi telah meriwayatkan sebuah hadis tentang larangan memberi salam hanya dengan isyarat, karena hal ini meru­pakan syiarnya ahlulkitab. Tirmidzi menghukumi hadis tersebut sebagai hadis gharib.

Al-Hafizh Ibnu Hajar ber­kata tentang hadis itu bahwa dalam sanadnya terdapat kelemahan; akan tetapi Nasa’i meriwayatkan sebuah hadis dengan sanad jayyid (bagus) dari Jabir secara marfuk, “Janganlah kalian memberi salam dengan cara yang dila­kukan orang Yahudi, karena salamnya mereka itu dengan kepala dan telapak tangan serta dengan isyarat.”

Akan tetapi, hadis ini terbantah oleh sebuah hadis yang diriwayatkan dari Asma’ binti Yazid, bahwa ia berkata, “Nabi melambaikan tangan­nya kepada para wanita de­ngan salam.”

Namun, hadis ini dipahami bahwa lambaian tangan be­liau sambil mengucapkan salam. Setelah menyebutkan hadis Tirmidzi, Imam an-Nawawi mengatakan, “Dalam hadis ini kemungkinan Nabi menyatukan antara peng­ucapan salam dengan isyarat tangan beliau. Yang me­nguatkan hal ini, bahwa Abu Daud pun meriwayatkan hadis ini, ia mengatakan dalam riwayatnya, “Beliau men­gucapkan salam kepada kami (para wanita).”

Al-Hafizh kembali menga­takan bahwa larangan mem­beri salam dengan meng­gunakan isyarat berlaku khu­sus bagi orang yang mampu mengucapkan salam secara indera—lisan— dan isyarat. Jika tidak mampu, maka memberi salam dengan isya­rat disyariatkan bagi orang yang sibuk dengan sesuatu yang menghalanginya untuk menjawab salam, seperti orang yang sedang salat, orang yang jauh atau orang yang bisu, demikian pula bagi orang yang tuli.

Kedua, pakaian seragam. Telah mafhum, setiap seni bela diri langsung dapat dikenali dari pakaian yang dikenakan oleh para pe­giat­nya. Terutama di saat latihan, lebih-lebih lagi tatkala atraksi atau dalam suatu per­tan­dingan. Bahkan, meskipun sama-sama satu jenis seni bela diri, namun jika berbeda aliran atau perguruan, pakaian yang dikenakan selalu saja harus berbeda. Bisa saja perbedaan itu dari segi model, atau paling tidak warna dan coraknya.

Pakaian seragam ini—seperti halnya seni bela diri itu sendiri yang berasal dari satu kebudayaan tertentu— juga sangat dipengaruhi oleh sosio-kultural seni bela diri bersangkutan. Secara umum, pakaian seragam dalam seni bela diri masih bersesuaian dengan regulasi Islam me­ngenai pakaian, seperti me­nutup aurat, tidak transparan sehingga menampakkan warna kulit dibalik pakaian, dan tidak pula ketat hingga menon­jolkan atau membentuk ang­gota tubuh tertentu.

Terdapat larangan yang keras dan laknat yang tetap dari Rasulullah. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Rasulullah melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menye­rupai laki-laki.” Dalam lafaz lain, “Nabi melaknat laki-laki yang berperilaku layaknya perempuan dan perempuan yang berperilaku layaknya laki-laki.”

Penyerupaan itu bisa ter­jadi pada cara berpakaian, cara berbicara, dan terkadang cara berjalan dan semisalnya. Dapat pula kita pahami bahwa pakaian merupakan hal utama yang akan mem­pe­ngaruhi bagaimana sikap dan perilaku seeorang. Untuk itu, Islam sedini mungkin mela­kukan tindakan preventif dengan melarang penyerupaan yang akan mengakibatkan kekaburan identitas gender seseorang.

Ketiga, ikhtilath. Ikhtilath bermakna percampurbauran laki-laki dan perempuan dalam satu waktu, tempat, dan keadaan yang sama, di mana kecil sekali ke­mung­kinan untuk dapat mene­rapkan adab-adab islami yang mengatur interaksi lintas gender dalam Islam, seperti berpakaian sopan, menahan pandangan, dan beberapa hal terkait lainnya.

Adab-adab islami dalam hal interaksi lintas gender sulit diterapkan dan menjadi be­rantakan selama sesi lati­han ini. Bagaimana tidak, selonggar apapun pakaian yang dikena­kan, namun bila gerakan-gerakan yang di­pe­ragakan sedemikian atraktif, ditambah pula melihat dan memper­hatikan dengan sangat serius, mustahil kedua belah pihak dapat menjaga diri, walau dengan batas paling minimum sekalipun. Padahal Allah dalam Alquran di surat An-Nur ayat 30-31 secara khusus telah menitahkan agar kedua insane berlainan jenis ini untuk men­jaga pan­dangan satu sama lain.

Keempat, asabiah. Asabiah dapat didefinisikan sebagai segala tindakan yang lahir atas kebanggaan-kebanggaan berlebihan karena selain kebanggaan terhadap Islam. Kebanggaan-kebanggaan itu bisa berupa karena nasab (keturunan), suku, bahasa, negara, bangsa, dan se­jenis­nya. Asabiah juga bisa mun­cul dari kebanggaan karena perkumpulan, organisasi, yayasan, partai, jamaah, mazhab, dan semisalnya. Sederhananya, asabiah adalah paham kekelompokkan.

Dalam seni bela diri, asabiah sangat terasa dari segi aliran (baca kekhasan gerak) yang dianut suatu perkumpulan seni bela diri. Antara satu seni bela diri dengan lainnya sengaja untuk mempunyai ciri-ciri gerakan tertentu yang dalam beberapa hal terkesan dipaksakan untuk berbeda. Parahnya, seseorang bahkan tidak boleh tergabung dalam dua seni bela diri pada saat ber­sa­maan. Harus memilih salah satu, atau tidak kedua-duanya. Lebih aneh lagi, ada pula perkumpulan seni bela diri yang mengharamkan akse­soris-nya—seperti baju kaus— dipakai bagi yang bukan anggota.

Nyata sekali bagaimana kentalnya asabiah suatu perkumpulan seni bela diri dalam menjaga kewibawaan kelompoknya. Sedangkan di lain pihak Nabi sudah me­ngingat­kan,”Tidak termasuk golongan kami orang yang menyeru kepada asabiah, tidak termasuk golongan kami orang yang membunuh karena asa­biah, dan tidak termasuk golongan kami orang yang marah karena asabiah.” Bah­kan dalam riwayat lain dika­takan bahwa, “…matinya itu adalah mati jahiliah.”

Sebagai penutup, tak lupa pula di sini disertakan ca­tatan berharga untuk semua ka­langan tentang satu hadis yang kerap disalahartikan. Yaitu sebuah hadis dari Abu Hu­rairah, ia berkata, “Nabi bersabda, ‘Mukmin yang kuat itu baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.’” Hadis ini terlalu sering dipaksakan dengan pema­haman bahwa mukmin yang kuat itu adalah mukim yang kuat jasmani, badan, atau fisiknya. Kemudian digiring dengan penjelasan tambahan bahwa kekuatan fisik itu diperoleh melalui olah raga—diantaranya seni bela diri.

Perlu diperhatikan, hadis itu masih mempunyai sam­bungan, yaitu, “…dan setiap (kuat dan lemah) ada ke­baikan. Raihlah sunguh-su­nguh  apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan Allah dan janganlah menjadi tak berdaya. Jika engkau tertimpa musibah, maka jangan ka­takan, “Seandainya saya tadi melakukan ini dan itu.” Tapi katakanlah, “Allah telah me­nakdirkan. Apa yang dike­hendaki-Nya pasti terjadi.” Karena perkataan “law” (se­andainya), membuka peluang untuk setan.”

Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaaj mensyarahkan penggalan hadis “Mukmin yang kuat itu baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah” dengan, “Yang dimaksud dengan kuat di sini adalah azam diri dan tekad yang kuat dalam u­rusan-urusan akhirat. Maka orang yang memiliki sifat ini (baca kuat) lebih banyak dan lebih tegar menghadapi musuh dalam jihad, bersegera ke­pada jihad, dan bergegas memenuhi jihad.

Orang dengan sifat ini juga memiliki azam membara dalam amar makruf nahi mungkar.  Juga bersabar terhadap segala cobaan dalam menggalakkan amar makruf nahi mungkar sembari merin­dukan perjumpaan dengan Allah. Ia sangat tekun salat, puasa, segala bentuk zikir, serta seluruh jenis ibadah. Rajin melaksanakan semua ibadah itu dengan ber­kesinam­bungan, dan semisalnya.”

Terhadap lanjutan hadis, “…dan setiap (kuat dan lemah) ada kebaikan…” Imam An-Nawawi kembali mengu­raikan, “Maknanya adalah kuat dan lemah itu, ada kebaikan pada masing-masing­nya dalam hal keimanan. Bahkan keimanan yang lemah dalam praktik ibadah seka­lipun—seperti mengingkari dan membenci dalam hati bagi yang tidak mampu merubah kemungkaran dengan tangan atau lisan dan ini adalah selemah-lemah ke­imanan(penj).”

Akhirnya, kita pun insaf dengan sabda Nabi tentang orang yang kuat bukanlah orang yang memenangkan perkelahian, tapi adalah orang yang yang mampu me­nahan amarah. Jelas sudah dari sekelumit penjelasan sebelum ini bahwa kuat atau kekuatan yang di maksud pada hadis-hadis yang sering di­comot sebagai pendukung dan pembenaran atas seni bela diri dan olah raga adalah sangat keliru. Padahal pen­jelasan para ulama lebih menekankan pada kekuatan dalam akidah yang me­lahir­kan kelurusan ibadah serta kegigihan dalam jihad.

Sunday, November 11, 2012

Cara Menghindari Kejahatan


Tindakan kriminalitas makin lama makin tinggi, pelakunyapun makin menggila saja .Saat ini kejahatan bisa terjadi dimana saja, dan menyerang siapa saja. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kewaspadaan dan kemampuan menjaga diri. Kita tidak bisa lagi sekadar bisa berharap tidak akan terjadi sesuatu yang membahayakan, untuk itu kita harus mempersiapkan seni bela diri untuk menghadapi para penjahat itu
walaupun kita sudah mempersiapkannya bisa saja kita lengah karena sewaspada apapun orang pasti akan lengah dan ada baiknya kita menghindari kejahatankan




Jana Leo, penulis buku Rape New York, mengisahkan bagaimana seorang pria ternyata sudah mengintai dirinya selama beberapa bulan sebelum akhirnya berhasil memasuki apartemen dan menyerangnya. "Tamu asing (25 persen pemerkosa) mengambil keuntungan dari momen-momen yang rapuh, seperti pintu depan bangunan yang terbuka. Serangan cenderung akan terjadi di ruang-ruang transit seperti pintu masuk, anak tangga, elevator, basement, atap, lobi, koridor, dan gerbang. Perkosaan terjadi paling sering di tempat-tempat dimana keintiman tertentu mungkin terjadi," tulisnya.

Leo lalu membeberkan bagaimana perempuan bisa menjaga diri, baik di rumah maupun di jalanan, untuk menghindari tindak kejahatan dalam bentuk apapun,dan tentunya bukan hanya untuk perempuan saja heheh..

1. Amati keadaan di sekeliling Anda, dan jangan biarkan pikiran Anda kosong
Waspada, dan waspada, menjadi kata kuncinya. Anda mungkin pernah mendengar bagaimana pelaku kejahatan yang menggunakan cara hipnotis menguasai korbannya? Mereka dikuasai ketika pikiran mereka sedang kosong atau tidak konsentrasi. Bahkan pelaku kejahatan saat ini bisa melancarkan aksinya hanya melalui telepon. Ketika Anda begitu terpaku pada tumpukan pekerjaan di meja kerja, atau pada suatu aktivitas tertentu, Anda tak sadar bahwa Anda menjadi lengah. Saat itulah pelaku kejahatan beraksi.

2. Pastikan kunci rumah masih berfungsi dengan baik
Pastikan pintu atau jendela rumah dilengkapi selot atau kunci yang masih baik, tidak berkarat sehingga mudah dijebol. Bila pintu dan jendela terkunci rapat, tak akan ada orang yang mudah keluar-masuk dengan melompati jendela, misalnya. Bila mungkin, pasang perangkat keamanan yang mudah di-install di kusen jendela untuk perlindungan ekstra. Memasang teralis di pintu dan jendela juga akan membantu.

3. Kenali tetangga Anda
Inilah gunanya bersosialisasi dengan tetangga. Anda akan tahu masalah apa yang sedang terjadi di lingkungan perumahan Anda, misalnya soal pencurian yang sedang sering terjadi. Dengan bersosialisasi, Anda juga akan berbagi informasi mengenai cara menghindarinya. Bila memang sering terjadi pencurian, jangan ragu melaporkan pada pengembang perumahan. Tak jarang pengembang perumahan memberikan pengamanan ekstra ketika ada laporan resmi dari warganya. Ketika suatu kelompok berusaha mengatasi masalah semacam ini bersama-sama, pengaruhnya pun akan lebih besar daripada jika Anda berjuang sendiri.

4. Jangan terlalu percaya pada tamu yang tak dikenal
Anda sering mendengar cerita-cerita tentang seseorang yang mengetuk rumah dan mengatakan diminta kenalan Anda untuk mengambil barang atau membayar sesuatu. Tetapi ketika tamu semacam ini datang ke rumah Anda, Anda sedang lengah dan memercayainya begitu saja. Saat ini, tidak sulit bagi seseorang untuk mendapatkan seragam petugas tertentu. Atribut semacam ini menjadi cara yang sempurna untuk memasuki sebuah rumah tanpa dicurigai.

5. Jangan sibuk mengutak-atik pemutar musik atau ponsel saat berjalan sendirian
Mendengarkan musik, bermain game, atau meng-update status di Facebook memang menjadi cara yang asyik untuk membunuh waktu. Tetapi, ketika Anda melewati kawasan yang rawan kriminalitas, lebih baik tak usah mengeluarkan benda-benda semacam ini dari dalam tas. Lagipula, ketika telinga Anda dikuasai oleh suara musik yang ingar-bingar, Anda tak akan bisa mendengarkan langkah atau menangkap gelagat ketika seseorang berusaha mendekati Anda. Selain itu, mendengarkan musik juga akan mengalihkan konsentrasi Anda dari hal-hal yang terjadi di sekitar Anda.

6. Jangan membuka mobil dengan remote ketika jarak Anda masih jauh dari mobil
Perempuan sering menjadi incaran penjahat karena dianggap lemah dan sering lengah. Anda jelas bukan orang yang lemah, hanya kewaspadaan Anda yang perlu diasah. Seringkali korban kejahatan sudah lama diincar oleh pelaku kriminal, dan mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya. Ia mungkin bersembunyi sampai Anda membuka pintu mobil, dan dengan cepat memanfaatkan waktu sekian detik untuk mengambil barang dari mobil Anda.

7. Dengarkan rasa takut Anda

Jika muncul rasa takut pada diri Anda ketika harus melewati suatu kawasan tertentu, sebaiknya Anda langsung waspada. Dengarkan rasa takut itu, dan jangan meyakini bahwa semuanya akan baik-baik saja atau bahwa Anda terlalu khawatir. Seringkali, alam bawah sadar kita mengetahui lebih baik bila ada sesuatu yang harus dikhawatirkan, daripada alam sadar kita. Maka bila mungkin, pilih rute lain meskipun jaraknya lebih jauh.

1. Usahakan jangan berpergian pada malam hari apalagi tengah malam, hal ini berpotensi terhadap kejahatan perampokan, ataupun pembunuhan.

2. Jika memang harus keluar malam hari, jangan memilih tempat yang sepi walaupun mungkin itu akan menyingkat waktu. Lebih baik memilih tempat yang ramai, biarpun lebih jauh tidak masalah.

3. Jangan pergi sendirian, naluri penjahat akan mencoba melakukan aksinya kepada lawan yang dianggapnya mampu dia taklukkan dengan mudah. Setidaknya jika kita berpergian lebih dari 1 orang, kemungkinan penjahat tersebut mengurungkan niatnya lebih besar.

4. Jika merasa diikuti oleh seseorang, segeralah menuju tempat yang ramai.

5. Berhati-hatilah kepada orang yang berpura-pura menanyakan alamat, pastikan terlebih dahulu bahwa di sekeliling Anda terdapat orang banyak, jika ada yang menanyakan alamat pada tempat yang sepi, lebih baik Anda berhati-hati.

6. Jangan melamun di saat dalam perjalanan, hal ini sangat penting karena jika kita tidak sadar, dan ada yang mengikuti kita, kita tidak akan tahu.

7. Jika di depan Anda, ada kendaraan yang Anda kenal, berjarak dekatlah, hal ini akan meminimalkan kemungkinan tindak kejahatan, karena penjahat juga tidak mau aksi kejahatannya dilihat orang lain.

8. Jika Anda mengantuk dan Anda ingin berhenti, pastikan Anda berhenti di tempat yang Anda kenal atau setidaknya di tempat yang ramai atau dekat dengan kantor polisi.

9. Jika Anda melihat ada gerombolan orang jauh di depan sana, usahakan jangan sengaja melewatinya, pilihlah alternatif lain. Biasanya orang banyak akan merasa lebih berani untuk melakukan kejahatan,

10. Jika Anda sudah terlambat untuk mencegah terjadinya kejahatan, lebih baik Anda menyerahkan harta anda, daripada Anda harus kehilangan nyawa anda. Tinggalkanlah kendaraan Anda, kemudian larilah secepatnya ke rumah warga atau ke tempat keramaian. Ini adalah langkah terakhir yang Anda harus lakukan jika Anda benar-benar dalam keadaan bahaya.






 

Thursday, November 1, 2012

10 Seni Bela Diri Terbanyak Diikuti (Populer) Diseluruh Dunia

Berikut adalah daftar seni bela diri yang paling populer di dunia. Seni bela diri adalah salah satu seni yang paling populer dan terkenal serta olahraga di dunia. Menggunakan seni bela diri setiap orang dapat membela dirinya dari ancaman di setiap kesempatan. Seni bela diri menjadi penting saat ini dengan munculnya kejahatan di negara manapun di dunia. Jadi mari kita lihat daftar seni bela diri yang paling populer di dunia



10. Judo Dari Jepang 
Judo ditemukan atau didirikan oleh Jigoro Kano, yang sering diganggu pada masa kecilnya, sekitar 1.860 sampai tahun 1870. Dengan mengambil berbagai seni bela diri keterampilan dasar, Kano menambahkan teknik lemparan untuk menciptakan Judo. Judo oleh makna dari kata itu berarti "cara lembut", yang berarti kekuatan penggunaan lawan untuk memerangi melawan dirinya sendiri. Karena prinsip ini, maka Judoka tidak harus lebih kuat daripada lawannya. Fokus utama dari judo adalah melempar dan mengunci, bukannya memukul atau menyerang.
 

9. Aikido dari Jepang 
 Aikido diperkenalkan pada awal 1900, dengan para pengikutnya belajar untuk menggunakan kekuatan sendiri lawan dan energi untuk menjatuhkan lawan-lawan mereka. Para murid diajarkan untuk menjaga kondisi penyerang, dan diajarkan untuk melumpuhkan tanpa cedera. Penggunaan senjata juga sering ditemukan dalam aikido, dan para pengikutnya diajari untuk bertahan melawan tongkat, pedang dan bahkan pisau. Aikido pendiri, Morihei Ueshiba, berkata bahwa untuk menjadi pengikut Aikido yang sukses, para murid harus "menerima serangan lawan 99% dan menghadapi kematian tanpa rasa takut."
 


8. Krav Maga dari Israel

 Resmi bela diri seni wali Presiden Israel. Krav Maga adalah seni bela diri tanpa aturan, dan keras. Seni bela diri ini tidak pernah dilatih untuk olahraga, karena itu benar-benar dimaksudkan untuk menghancurkan penyerang dengan berfokus pada area vital lawan, misalnya selangkangan dan mata, dan bahkan mengijinkan penggunaan kepala sebagai senjata dan berbagai benda sebagai senjata. Pendekatan bela diri ini dibagi dalam tiga langkah: Wajah ancaman, mencegah lawan untuk melakukan serangan kedua, dan menetralisir lawan. 

 

7. Jujitsu dari Jepang
 Ketika samurai Jepang kehilangan semua senjata, mereka akan beralih ke penggunaan Jujitsu. Jujitsu berkembang dengan fokus pada lemparan, kuncian dan menggelinding. Tapi tidak seperti seni bela diri lain, Jujitsu bergerak lebih ke "semua diperbolehkan". Secara tradisional, siswa diajarkan berbagai taktik "curang" seperti mencolok, menggigit, yang jika digunakan dengan benar, dapat membunuh lawan. Ini seni bela diri ini sangat efektif jika digunakan pada kontak tubuh jarak pendek.
 


6. Ninjutsu dari Jepang

Ini seni bela diri misterius yang digunakan oleh pembunuh dan para pejuang gerilya Jepang. Ninjitsu mengajarkan berbagai cara untuk mengejutkan lawan dan mengalahkan lawan, dengan arah untuk membunuh lawan. Selain kaki, tangan, juga mengajarkan berbagai senjata, termasuk slip dan teknik melarikan diri yang efektif.


 


5. Taekwondo dari Korea
 Taekwondo memiliki arti "jalan kepalan dan kaki", seni bela diri berkembang di era setelah Perang Dunia II, ketika Jepang mengakhiri pendudukan Korea. Ini seni bela diri ini terkenal dengan tendangan yang menakjubkan, dan menggabungkan kemampuan fisik dan kekuatan mental. Pemegang sabuk hitam dalam seni bela diri telah mencapai 3 juta orang di seluruh dunia.

 


4. Kung Fu dari Cina

Ini seni bela diri Cina secara harfiah berarti: keberhasilan yang dicapai oleh berat dan panjang, dan merupakan seni bela diri tertua di dunia. Sejak diperkenalkan oleh Kaisar Huangti, 2.698 SM, telah berkembang puluhan ribu gaya Kungfu. Secara tradisional, seni bela diri ini diajarkan oleh para biksu Shaolin, dengan penekanan utama pada moralitas dan filosofi, yang menjaga nilai kerendahan hati, kepercayaan, dan kesabaran, dan menghormati stres.


 

3. Brazilian Jiu Jitsu dari Brazil
 Meskipun didirikan di Brazil, pendiri bela diri ini adalah Mitsuyo Maeda, salah satu pejuang Jepang, yang memenangkan lebih dari 2000 pertandingan dan dianggap sebagai manusia yang paling kuat pada masanya. Maeda bertemu dengan keluarga Gracie di Jepang pada 1914, dan sejak saat itu juga keluarga Gracie dianggap sebagai keluarga pertama beladiri ini. Penekanan pada lemparan dan dasar membuat olahraga ini populer di kalangan pejuang seni bela diri campuran.

 

2. Muay Thai dari Thailand

Sangat mirip dengan kickboxing, tetapi perbedaannya adalah pukulan di bawah sabuk, siku dan lutut semua diperbolehkan. Muay Thai tidak diketahui kapan tepatnya dimulai, tapi berbagai elemen dari seni bela diri ini dapat ditemukan dalam seni bela diri dari Jepang dan India. Popularitas seni bela diri mulai muncul pada tahun 1800-an. Secara tradisional, seni bela diri ini sangat terstruktur, dengan berbagai ritual yang menunjukkan rasa hormat kepada lawan. Sekarang ini seni bela diri lebih fokus pada menggunakan tubuh sebagai senjata. Fists, tulang kering, siku, lutut, dan berbagai hal lain untuk mengalahkan lawan. Inilah yang membuat bela diri berharga, karena setiap bagian tubuh dapat digunakan sebagai senjata.




 

1. Karate dari Jepang
Berasal dari kata yang berarti "tangan kosong", karate diperkenalkan sebagai seni bela diri tanpa senjata. Berbagai teknik diharapkan. Karate berasal dari 1300, meskipun penulis "10 ajaran Karate", Anko Itosu, bapak karate modern, menuliskan buku tersebut pada tahun 1908. "Karate adalah teknik yang berpindah tangan dan kaki menjadi tombak" tulis Anko. Dalam penulisan Anko, karate dapat digunakan sebagai, "... bagaimana menghindari pertengkaran jika berhadapan dengan penjahat." Seni bela diri ini diajarkan secara luas di seluruh dunia sebagai pribadi membela kejahatan dari manapun.

 

Selain seni bela diri ini ada puluhan seni bela diri lain juga. Kita bisa menyebutkan Wushu, Kenjutsu serta Capoeira sebagai seni bela diri campuran dan Pencak Silat.Apakah Kamu sudah  belajar dari salah satu seni bela diri yang paling terkenal di dunia? Tidak peduli seni bela diri apa yang kau ikuti asalkan berlatih dengan giat dan tekun maka akan menjadi sangat effective untuk dirimu.

Aikido 合気道

Aikido (Bahasa Jepang: 合気道, aikidō) adalah salah satu seni beladiri asal Jepang yang diciptakan oleh Morihei Ueshiba ( 植芝 盛平 Ueshiba Morihei), yang banyak bagiannya berasal dari ilmu beladiri Daito Ryu Aiki-Jujutsu.[1] Daito Ryu Aiki-Jujutsu diciptakan pada era modernisasi Jepang yang berlangsung sekitar tahun 1800-an.

Pengajaran Aikido saat ini telah dapat ditemukan di seluruh belahan dunia dan dalam beberapa aliran, dengan penafsiran dan penekanan yang berbeda-beda atas ajaran Ueshiba. Namun, kesemuanya tetap mewarisi berbagi teknik yang sama, dan sebagian besar tetap mempertahankan keperdulian terhadap aspek keselamatan bagi pihak yang menyerang.

Sejarah


Morihei Ueshiba, penemu Aikido.

Aikido diciptakan oleh Morihei Ueshiba ( 植芝 盛平 Ueshiba Morihei, 14 Desember 1883-26 April 1969, disebut juga sebagai ousensei 大先生、翁先生 " guru besar"), yang diformulasikannya sejak akhir 1920-an sampai dengan 1930-an. Ueshiba menyusun dan mengembangkan Aikido dari berbagai koryu (seni beladiri/seni pedang lama) menjadi suatu seni beladiri yang unik. Dojo pertama Aikido didirikan di Tokyo dan saat ini masih ada dan bernama Aikikai Hombu Dojo.

Ueshiba menginginkan Aikido tidak hanya sebagai perpaduan seni beladiri, tetapi juga ekspresi falsafah pribadinya yang bersifat damai dan universal. Seumur hidupnya, Ueshiba dan murid-muridnya telah menyebarkan Aikido dengan cara mendidik dan menciptakan praktisi beladiri ini di seluruh dunia. Ueshiba meninggal pada tanggal 26 April 1969 karena penyakit kanker, namun Aikido tetap berkembang pesat setelah kematiannya.

Etimologi dan filsafat



Kanji Aikido
Aikido menekankan harmonisasi dan keselarasan antara energi ki (気, prana) individu dengan ki alam semesta. Kata "aikido" berasal dari tiga huruf kanji:

  • 合 - ai - bergabung, menyatukan, menyelaraskan
  • 気 - ki - roh, energi kehidupan
  • 道 - dō - jalan, cara
Seni beladiri ini juga menekankan pada prinsip kelembutan dan bagaimana untuk mengasihi serta membimbing lawan. Prinsip ini diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak menangkis serangan lawan atau melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi "mengarahkan" serangan lawan untuk kemudian menaklukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan.

Tehnik


Diagram ikkyō, atau "teknik pertama" Aikido.

Berbeda dengan beladiri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan stamina, Aikido lebih mendasarkan latihannya pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Teknik-teknik yang digunakan dalam Aikido kebanyakan berupa teknik elakan, kuncian, lemparan, bantingan. Sementara teknik-teknik pukulan maupun tendangan dalam praktiknya jarang digunakan. Falsafah yang mendasari Aikido, yaitu kasih dan konsep mengenai ki, membuat Aikido menjadi suatu seni beladiri yang unik. Secara umum Aikido dapat golongkan sebagai beladiri kuncian dan pergumulan (Inggris: grappling).

Dalam Aikido ini juga tidak mengenal sistem kompetisi atau pertandingan, seperti beladiri-beladiri lainnya. Namun sistem kompetisinya lebih bersifat embukai (peragaan teknik).
Aikido juga mendapatkan pengaruh dari seni beladiri tradisional Jepang Kenjutsu dan Jujutsu. Pengaruh Kenjutsu tampak dalam pengaturan gerakan gerakan atau langkah langkah kaki. Sedangkan pengaruh Jujutsu tampak dalam penggunaan teknik kuncian dan lemparan.
Hingga saat ini Aikido juga banyak memiliki banyak cabang-cabang "teknik" (Inggris: style) yang juga memperkaya teknik-teknik yang tidak meninggalkan teknik dasarnya. Aliran Nisyo misalnya lebih menekankan style teknik-tekniknya kepada pedang (bokken) dan tongkat (jo). Sedangkan aliran Iwamalebih menekankan teknik-tekniknya kepada kecepatan dalam mengatasi serangan lawan (nage).

Sistem tingkatan

                                                                                        tingkat sabuk warna tipe
                                                                                        kyū Ceinture blanche.png putih mudansha
                                                                                        shodan Ceinture noire.png hitam yūdansha

Sistem tingkatan yang harus dilalui oleh seorang praktisi Aikido hampir sama dengan yang digunakan oleh seni beladiri asal Jepang lainnya, yaitu sistem Kyu (mudansha, tidak memiliki dan) untuk tingkat dasar dan Shodan (yūdansha, memiliki dan = ahli) untuk tingkat mahir.
Praktisi yang berada di tingkat kyu 6 sampai kyu 4 menggunakan tanda berupa sabuk yang berwarna putih, sementara praktisi yang mencapai tingkatan kyu 3 sampai 1 menggunakan sabuk berwarna cokelat. Adapula dojo yang menerapkan sabuk kyu 6 sampai 1 tetap berwarna putih. Shodan adalah tingkatan yang selanjutnya; praktisi yang mencapai tingkatan ini ditandai dengan sabuk yang berwarna hitam serta aksesoris tambahan berupa celana panjang bernama hakama. Celana seperti ini biasa dipakai oleh para samurai pada zaman dahulu.