Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts

Saturday, February 16, 2013

7 Anjing Pemecah Rekor di Dunia

Anjing merupakan hewan yang paling banyak dipelihara di Dunia. Anjing juga termasuk Hewan yang Pintar dari banyaknya jenis hewan di dunia, itulah sebabnya Anjing sangat difavoritkan untuk dipelihara. Pada kali ini terselubung akan menampilkan 7 Anjing Pemecah Record di Dunia

1. Terbanyak Memecahkan Balon
http://www.didunia.net/
Memecahkan 100 balon dalam waktu 44,49 detik diperoleh Anastasia. Seekor anjing Jack Russell terrier, dia tinggal di Los Angeles bersama pemilik dan pelatihnya, Doree Sitterly.

2. Pengendara Skateboard Tercepat

Tillman, seekor anjing bulldog, melintasi tempat parkir sepanjang 100 meter dengan hanya 19,68 detik di tahun 2009 X Games di Los Angeles, membuatnya meraih gelar juara dunia.

3. Anjing Tertinggi

Giant George, seekor anjing jenis Great Dane dengan tinggi 43 inci (109,22 cm) dari Tucson, Ariz, memegang 2 gelar dunia: anjing tertinggi dan anjing tertinggi yang pernah ada. Anjing besar yang jinak ini telah mengumpulkan banyak fansnya karena pemiliknya, David Nasser, selalu menginformasikan kegiatan anjing itu melalui websitenya dan YouTube.

4. Anjing Terbanyak Melompati Tali
http://www.didunia.net/
Tiga belas anjing Uchida Geinousha, dari Jepang, memegang rekor dunia untuk anjing terbanyak melompati tali.

5. Bola Tenis Terbanyak di Mulut
http://www.didunia.net/
Augie seekor anjing golden retriever umur 8 tahun, memperoleh gelar juara dunia untuk bola tenis terbanyak (lima) di mulut untuk waktu bersamaan.

6. Menyeimbangkan Segelas Air

Sweet Pea, seekor anjing border collie Australia, memperoleh gelar juara dunia: langkah terbanyak turun tangga oleh anjing menatap ke depan sambil menyeimbangkan segelas 5 ons air (10 langkah) dan berjalan 100 meter tercepat oleh seekor anjing dengan menyeimbangkan sebuah kaleng di atas kepalanya (2 menit 55 detik).

7. Anjing Tertua
http://www.didunia.net/
Bluey, seekor anjing cattle, memegang gelar juara dunia untuk anjing tertua dengan umur 29 tahun dan 5 bulan. Les Hall dari Victoria, Australia, memperoleh Bluey di tahun 1910, dan anjing itu menjaga ternak selama 20 tahun sebelum akhirnya meninggal pada 14 November 1939.

Baca juga, 10 Rekor Dunia Paling Unik

Friday, January 18, 2013

10 Hewan Mamalia Paling Langka Di Dunia

Dunia hewan memang penuh kejutan,hewan-hewan di dunia memang banyak sekali ragam dan jenisnya,diantara banyaknya hewan-hewan di dunia,ternyata terdapat mamalia unik dan paling langka di dunia, yang luput dari penglihatan kita.

Berikut adalah 10 mamalia unik dan paling langka di dunia.

1. Hairy Saki



Monyet Hairy Saki adalah mamalia unik dan paling langka di dunia yang pertama.mamalia ini hidup di lembah sungai amazon ini kebanyakan tinggal di pohon. mereka juga dikenal sebagai monk saki karena bulu kepala mereka berbentuk seperti topi pendeta (monk's cowl), hairy sakis sangat jarang terlihat di tangkap karena sifat mereka yang panikan. Mereka cenderung panik dan mati karena ketakutan ketika ditangkap.

2. Aardwolf



Mamalia unik dan paling langka dari afrika ini menyerupai hyena kecil. Namanya Aardwolf yang berarti 'earth wolf' karena dia tinggal di liang tanah.

3. Argali



Domba liar terbesar (tingginya kurang lebih 120 cm),merupakan salah satu Mamalia unik dan paling langkadi dunia. Mamalia ini mempunyai tanduk yang besar dan tergulung, berasal dari asia tengah (Siberia, Mongolia, dan Tibet, mereka terancam punah, karena sering diburu dan digunakan dalam pengobatan cina.

4. Douroucouli



Hewan Mamalia Paling Langka ini Dikenal juga dengan monyet burung hantu karena mereka mempunyai mata coklat yang besar, hewan ini merupakan satu-satunya monyet nocturnal (hewan yang mencari makan pada malam hari). Mereka berasal dari Amerika Tengah dan Selatan.

5. Soulslik Eropa



Soulslik adalah nama eksotis yang diberikan kepada tupai tanah eropa dan asia. Hewan Mamalia Paling Langka ini tidak terlihat seperti tupai dan hewan pengerat pada umumnya, karena makanan mereka adalah daging yang amat besar (tentunya dalam ukuran mereka), seperti burung-burung kecil, dan tikus.

6. Fossa



Fossa adalah hewan terbesar dalam anggota musang (panjangnya kurang lebih 1.5 m) dan Hewan Mamalia Paling Langka ini merupakan karnivora terbesar dari asalnya, madagaskar. mereka mempunyai kulit khusus berwarna coklat-jingga.

7. Lesser Grison



Lesser Grison adalah Karnivora yang jarang diketahui orang, dan merupakan salah satu Hewan Mamalia Paling Langka di dunia.mamalia ini hidup di patagonia dan negara-negara amerika selatan, panjangnya 30 cm, dengan bulu hitam dan abu-abu, mereka sedikit terlihat seperti berang-berang, di peru mereka dijinakkan seperti musang, dan dilatih untuk memburu tikus.

8. Moon Rat



Moon Rat Disebut juga sebagai landak berbulu,dan merupakan salah satu Hewan Mamalia Paling Langka di dunia.mamalia yang terlihat cukup aneh ini berasal dari asia tenggara, bulu mereka yang berwarna coklat tua atau hitam kontras dengan wajah mereka yang berwarna putih, mereka juga mempunyai hidung yang panjang dan bau, dengan panjang sekitar 25 cm, mereka merupakan insectivora terbesar.

9. North American Cacomistle



North American Cacomistle merupakan salah satu Hewan Mamalia Paling Langka di dunia.mamalia ini Berasal dari amerika serikat bagian selatan, cacomistle adalah hewan kecil dan pemalu, kadang-kadang disebut sebagai tupai kucing atau kucing ekor-cincin karena ekor mereka yang panjang dan bergaris membentuk seperti cincin. Cacomstile berasal dari bahasa Nahuatl yang berarti half-cat atau half mountain lion.

10. Pink Fairy Armadillo



Ini adalah armadilo peri, mempunyai panjang 120 mm. mamalia langka dan unik ini hidup di bawah tanah dan jarang terlihat, dan hampir tidak pernah tertangkap, mereka hebat dalam melarikan diri, dengan kemampuannya yang bisa menggali diri mereka ke dalam tanah secara cepat dan bersembunyi dari serangan musuh.

Baca juga, 10 Hewan Langka Paling Aneh di Dunia

Saturday, November 3, 2012

5 Kucing Besar Zaman Prasejarah

1.Smilodon

Smilodon adalah salah satu predator prasejarah paling terkenal, dan juga salah satu yang paling tangguh. Setidaknya ada tiga spesies hidup di Utara dan Amerika Selatan; spesies terkecil, Smilodon gracilis, seukuran jaguar modern, sedangkan Smilodon fatalis sebesar singa.

Namun, spesies Smilodon Populator berbobot 300 kg dan rata-rata mencapai hingga 500 kg ketika dewasa.Smilodon tidak begitu lincah seperti kucing modern, tapi ia sangatlah kuat, dengan kaki yang kuat juga leher yang tebal, dan terutama kukunya yang panjang untuk mencengkeram mangsanya.

Taringnya bisa mencapai 30 cm panjangnya, dan sempurna untuk menyebabkan cedera fatal bajing tanah, hewan besar, bahkan juga mammoth.

2. Harimau Pleistosen

Harimau Pleistosen merupakan 'versi awal' dari harimau yang sama kita lihat sekarang. Harimau berkembang di suatu tempat di Asia sekitar 2 juta tahun yang lalu, mangsanya beragam jenis herbivora besar yang tinggal di benua pada saat itu.

Harimau adalah kucing terbesar saat ini, dengan Bengal besar dan Siberia jantan yang berbobot hingga mencapai 300 kg atau lebih. Selama jaman Pleistosen, pasokan makanan lebih besar, sehingga harimau itu juga tumbuh lebih besar, dengan bobot 490 kg .

3. Singa Amerika

Singa Amerika atau Atrox Panthera, mungkin yang paling dikenal dari semua kucing prasejarah setelah Smilodon. Ia tinggal di Utara dan Amerika Selatan (dari Alaska ke Peru) selama zaman Pleistosen, dan punah 11.000 tahun lalu.

Singa Amerika adalah kucing terbesar di Amerika Utara selama Zaman Es, beratnya mencapai 470 kg, bahkan mungkin 500 kg dan mampu memangsa hewan yang sangat besar.

4. Machairodus Kabir

Machairodus, mungkin tampak seperti harimau raksasa dengan gigi pedang, walaupun tidak mungkin untuk mengetahui apakah kulitnya bergaris-garis, berbintik-bintik atau jenis lain dari tanda bulunya.

Machairodus jarang disebutkan sebagai kucing raksasa, tetapi fosil yang ditemukan di Chad, Afrika, (dan diklasifikasikan sebagai spesies baru, Machairodus kabir), menunjukkan bahwa makhluk ini merupakan salah satu kucing terbesar dengan bobot 490 kg atau mungkin 500 kg.

5. Homotheirum

Juga dikenal sebagai 'kucing pedang', Homotherium adalah salah satu kucing paling sukses di zaman prasejarah, ditemukan di Amerika Utara dan Amerika Selatan, Eropa, Asia dan Afrika. Ia pemburu yang baik, disesuaikan dengan kaki yang cepat berjalan dan aktif terutama pada siang hari sehingga menghindari persaingan dengan predator nokturnal lainnya.

Kaki depannya sangat panjang dan kaki belakang lebih pendek, yang memberikan penampilan yang sedikit seperti hyena. Meskipun Homotherium tidak terkenal untuk ukurannya, namun fosil beberapa sisa-sisa kucing pedang, baru-baru ini ditemukan di Laut Utara menunjukkan bahwa mereka bisa mencapai berat 400 kg, lebih besar daripada harimau Siberia modern.

Baca juga, 8 Hewan Prasejarah Paling Terkenal

Thursday, October 18, 2012

10 Spesies Dinosaurus yang Baru Ditemukan

Sejumlah kecil dari spesies dinosaurus, baru-baru ini kembali diketemukan oleh para peneliti, mayoritas spesies ini ditemukan di China, Dinosaurus merupakan berbagai kelompok hewan vertebrata darat yang dominan selama lebih dari 160 juta tahun, dari periode Triassic (sekitar 230 juta tahun lalu) sampai akhir periode Cretaceous (Kapur) (sekitar 65 juta tahun lalu).

Kepunahan spesies dinosaurus terjadi selama peristiwa kepunahan Cretaceous-Tersier. Catatan fosil menunjukkan bahwa burung berevolusi dalam dinosaurus theropoda selama periode Jurassic. Dinosaurs terwakili di setiap benua oleh kedua spesies yang masih ada dan sisa-sisa fosil. Beberapa dinosaurus merupakan herbivora,dan yang lain karnivora. Beberapa telah bipedal, yang lain berkaki empat, dan lainnya telah mampu menggeser antara postur tubuh. Banyak Dinosaurus dari jenis non-unggas hidup berkembang modifikasi kerangka rumit seperti tanduk duri bertulang, atau punuk. Berikut beberapa spesies dinosaurus yang baru ditemukan.

1. Banji Long
dinosaurus baru Banji Long

2. Fruitadens Haagarorum
dinosaurus baru Fruitadens Haagarorum

3. Concavenator Corcovatus
dinosaurus baru Concavenator Corcovatus

4. Fukuititan Nipponensis
dinosaurus baru Fukuititan Nipponensis

5. Linheraptor Exquistius
dinosaurus baru Linheraptor Exquistius

6. Kileskus Aristotocus
dinosaurus baru Kileskus Aristotocus

7. Balaur Bondoc
dinosaurus baru

8. Abydosaurus Mcintoshi
dinosaurus baru

9. Aardonyx Celestae
dinosaurus baru

10. Sinoceratops Zhuchengensis
dinosaurus baru

Baca juga, 10 Dinosaurus Bertanduk Yang Sangat Luar Biasa

Monday, October 15, 2012

10 Binatang Beracun Paling Mematikan

Sangatlah sulit untuk menentukan binatang apa yang berada di urutan paling atas. Binatang beracun membawa senyawa kimia berbahaya yang di sebut racun. Biasanya, racun ini digunakan sebagai alat untuk membela diri dan disimpan dalam kulit atau kelenjar khusus. Dibandingkan dengan binatang-binatang berbisa, yang mengirimkan racunnya melalu sengatan atau gigitan, digunakan lebih untuk berburu selain dari membela diri.

Masalahnya adalah bagaimana mendefinisikan “berbisa” atau “beracun”. Ada satu kriteria yang dapat di gunakan untuk mengevaluasi seberapa mematikannya sebuah senyawa, dan ini di sebut LD50 (Lethal Dose 50). LD50 adalah dosis dari sebuah senyawa yang di perlukan utnuk membunuh 50 % dari subyek dalam 24 jam. Anda dapat membayangkan betapa sulitnya menghitung LD50 dari beberapa senyawa ke subyek manusia. Tidak ada yang melakukan penelitian di lab yang membunuh manusia untuk mengetahui seberapa parahkan senyawa beracun tertentu itu. Ini berarti LD50 secara statistik harus berdasarkan penelitian di lab dengan menggunakan binatang percobaan (umumnya tikus). Maka dapat di perkirakan bahwa (1) Tidak terdapat garansi bahwa tikus akan memberikan reaksi yang sama dengan manusia terhadap racun, dan (2) terdapat sekitar 5000 – 10000 jenis racun binatang yang ada, dan kita masih jauh dari kemungkinan untuk melakukan test terhadap semua jenis racunt tersebut. Lebih lanjut lagi, potensi racun bervariasi pada spesies yang sama, berdasarkan umur, kesehatan dan faktor lainnya. Pada akhirnya peringkat ini hanyalah berdasarkan perkiraan saja. Berikut adalah 10 binatang paling berbisa di dunia :

1. Ubur-ubur Kotak (Box Jellyfish)


Hadiah utama untuk Binatang paling beracun di dunia ditempati oleh ubur-ubur kotak. Binatang ini telah menyebabkan setidaknya 5,567 kematian sejak 1954. Racun mereka adalah salah satu yang paling mematikan di dunia. Racun ini menyerang jantung, system syaraf, dan sel-sel kulit. Dan bagian terburuk dari ubur-ubur kotak adalah racunnya yang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, yang menyebabkan korban menjadi shok, tenggelam atau meninggal karena kegagalan jantung sebelum mereka mencapai tepi pantai. Korban yang bertahan hidup mengalami sakit hingga berminggu-minggu setelah kontak pertama dengan ubur-ubur kotak.

Anda hampir tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup dari sengatannya yang beracun, kecuali mendapatakan perawatan medis sesegera mungkin. Setelah sengatan, asam cuka harus di berikan minimum 30 detik setelah sengatan. Asam cuka memiliki komponen acetic acid, yang menggagalkan mekanisme nematocysts ubur-ubur kotak yang belum di luncurkan ke dalam aliran darah (namun tidak dapat menghilangkan rasa sakitnya). Menggunakan baju karet untuk berenang adalah pencegahan yang efektif utnuk mencegah ubur-ubur kotak untuk dapat membahayakan kaki anda. Ubur-ubur kotak dapat di temukan di perairan sekitar Asia dan Australia.

2. Ular King Kobra (King Cobra)


Ular king kobra (Ophiophagus hannah) adalah ular beracun terbesar di dunia yang dapat tumbuh hingga sepanjang 5.6 m (18.5 ft). Ophiophagus, memiliki arti “pemakan ular” karena ular ini memang memakan ular lainnya. Satu gigitan dari ular ini dapat dengan mudah membunuh seorang manusia. Ular ini bahkan mampu membunuh gajah asia dewasa dalam waktu 3 jam saja jika mereka tergigit di bagian yang riskan seperti leher.

Racunnya tidaklah lebih beracun dari racun ular lainnya, tetapi ular king kobra mampu menyuntikkan 5 kali lebih banyak daripada ular mamba hitam dan dapat menyebabkan kematian yang 5 kali lebih cepat daripada ular mamba hitam. Ular king kobra banyak tersebar dari bagian selatan dan tenggara asia, hidup di hutan-hutan dataran tinggi.

3. Siput Marbled Cone (Marbled Cone Snail)


Mahkluk kecil yang indah ini dapat semematikan binatang - binatang dalam list ini. Satu tetes racunnya dapat membunuh lebih dari 20 orang manusia. Jika kalian berada di lingkungan perairan air asin (dimana siput ini dapat di temukan) dan melihatnya, janganlah pernah berpikiran untuk memungutnya. Tentu saja, tujuan utama dari racun ini adalah untuk menangkap mangsanya.

Gejala dari sengatan siput ini dapat terjadi saat itu juga ataupun dapat tertunda hingga beberapa hari kemudian setelah sengatan. Gejalanya adalah sakit yang luar biasa, pembengkakan, mati rasa dan perasaan menggelitik. Kasus yang parah melibatkan kelumpuhan otot, perubahan penglihatan dan kegagalan pernafasan. Tidak ada antiracun untuk jenis ini. Akan tetapi, hanya sekitar 30 kematian yang telah dilaporkan terjadi akibat sengatan siput ini.

4. Gurita Dengan Lingkaran Biru (Blue-Ringed Octopus)


Gurita ini sangatlah kecil, hanya sebesar bola golf, tetapi racunnya sangatlah kuat dan dapat membunuh seorang manusia. Sebenarnya gurita ini membawa cukup racun yang mampu membunuh 26 orang dewasa dalam beberapa menit, dan tidak terdapat antiracunnya. Mereka di kenali sebagai salah satu binatang paling beracun di dunia.

Gigitannya yang tidak menyakitkan terlihat tidak berbahaya, tetapi racun neurotoxin segera bekerja menyebabkan kelemahan otot, mati rasa, diikuti dengan berhentinya system pernafasan yang akhirnya membawa kematian. Gurita ini dapat di temukan di kolam-kolam air pasang di sekitar laut pasifik, dari Jepang hingga Australia.

5. Kalajengking Death Stalker (Death Stalker Scorpion)


Bertolak belakang dengan kepercayaan umum bahwa kebanyakan kalajengking tidaklah berbahaya bagi manusia karena sengatannya hanya menghasilkan efek local (sakit, mati rasa, atau pembengkakan). Akan tetapi, kalajengking Death Stalker adalah species yang sangat berbahaya karena racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat yang dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian. Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh. Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (dengan kondisi jantung) berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini. Kalajengking ini hidup tersebar di Afrika Utara dan Timur Tengah.

6. Ikan Stonefish


Mungkin ikan ini tidak akan pernah menang dalam kompetisi ikan terindah, tapi pasti akan masuk ke peringkat utama dari ikan paling beracun di dunia. Racunnya menyebabkan sakit yang luar biasa yang menyebabkan korbannya meminta untuk di bius atau di Amputasi saja. Di gambarkan sebagai rasa sakit yang paling parah yang pernah di kenal oleh manusia. Ditemani dengan kemungkinan shok, kelumpuhan dan kematian jaringan tubuh. Jika tidak segera di tangani secara medis dalam beberapa jam akan dapat menjadi fatal terhadap manusia. Ikan ini menyimpan racunnya dalam duri di bagian luar kulitnya yang di desain untuk melukai para predator yang datang menyerang.

Ikan ini kebanyakan hidup di daerah tropis, dan sering di temukan di daerah perairan laut dangkal dari laut pasifik dan hindia, mulai dari laut merah hingga Queensland Great Barrier Reef.

7. Laba-laba Brazilian wandering (Brazilian wandering spider)


Laba-laba Brazilian wandering (Phoneutria) atau laba-laba pisang (banana spider) muncul dalam the Guinness Book of World Records 2007 sebagai laba-laba paling beracun dan telah bertanggung jawab terhadap banyak kematian manusia.

Laba-laba ini di percaya memiliki racun neurotoxin yang paling berbahaya dari semua jenis racun laba-laba. Hanya dengan 0.006mg (0.00000021oz) racunnya cukup untuk membunuh seekor tikus. Laba-laba ini juga sangat berbahaya karena sifatnya yang nomaden atau berpindah-pindah. Mereka lebih sering bersembunyi pada siang hari di daerah yang bepopulasi tinggi seperti rumah, tumpukan baju, sepatu, dan mobil.

Gigitannya yang beracun tidak hanya menyebabkan sakit yang luar biasa, racunnya juga dapat menyebabkan priapism – ereksi yang tidak nyaman yang bertahan beberapa jam yang dapat menyebabkan impotence.

8. Ular Inland Taipan


Posisi utama untuk ular dengan racun paling berbisa di dunia di berikan kepada ular Inland Taipan dari Australia. Hanya dengan satu gigitan dari ular ini, racunnya cukup untuk membunuh 100 orang dewasa atau pasukan tikus sebanyak 250,000 ekor. Racun ular ini setidaknya 200 - 400 kali lebih beracun dari ular kobra biasa. Racun ular ini mampu membunuh seorang manusia dewasa dalam waktu 45 menit. Untungnya ular ini sangatlah pemalu dan belum di temukan kematian yang diakibatkan karena gigitan ular ini (semua gigitan yang diketahui telah dirawat dengan Anti racun).

9. Katak Poison Dart


Jika kebetulan kamu berjalan melalui hutan hujan basah di Amerka Tengah atau Selatan, jangan pernah memungut katak-katak yang berwarna indah. Katak itu bisa saja adalah Katak Poison Dart. Katak ini mungkin adalah mahluk paling beracun di dunia tanpa sengatan atau gigitan. Katak golden poison dart dengan panjang 2 inchi (5cm) memiliki racun yang dapat membunuh 10 orang manusia dewasa atau sebanding dengan 20,000 ekor tikus. Hanya dengan 2 micrograms dari racunnya yang berbahaya ini mampu membunuh seorang manusia atau mahkluk memamah biak yang lebih besar lainnya. Mereka di sebut “dart frogs” atau “katak panah” karena orang-orang Indian-Amerika menggunakan sekresi racun katak ini untuk di torehkan pada ujung panah tiup mereka. Katak poison dart menyimpan racun mereka di bagian kulitnya dan akan meracuni atau membunuh mahkluk lain yang menyentuh atau memakannya.

10. Ikan Bantal (Puffer Fish)


Ikan bantal adalah mahkluk bertulang belakang kedua paling beracun di dunia setelah katak golden poison dart. Daging dari beberapa speciesnya adalah jenis sajian makanan di Jepang (fugu) dan di Korea (as bok-uh), tetapi masalahnya adalah kulit dan beberapa organ lainnya dari banyak ikan bantal sangatlah beracun bagi manusia.

Ikan bantal ini menghasilkan racun yang menyebabkan kematian yang sangat cepat dan dasyat. Kasus keracunan ikan bantal menyebabkan kematian pada daerah lidah dan bibir, pusing, muntah-muntah, detak jantung yang cepat, kesulitan bernafas, dan kelumpuhan otot. Korban meninggal karena kesulitan bernafas karena otot diafragma menjadi lumpuh. Kebanyakan korban meninggal setelah 24 jam. Belum di ketahui anti racun untuk jenis ini. Dan kebanyakan kematian akibat memakan fugu adalah dikarenakan oleh koki yang tidak terlatih dalam menangkap dan mempersiapkan ikan ini.

Statistik menyatakan terdapat 20 hingga 44 kejadian dari keracunan makanan fugu setiap tahunnya antara 1996 dan 2006 di seluruh Jepang dan 6 diantaranya berujung pada kematian. Oleh karena racunnya yang berbahaya ini, hanya orang-orang yang memiliki sertifikat yang boleh menjadi koki masakan ini.

Baca juga, 10 Ular Paling Berbisa di Dunia

Saturday, October 13, 2012

5 Induk Binatang Terburuk Di Dunia

1. Kumbang Penggali (Burying Beetle)

Ibu kumbang akan memberi makan setiap anak-anaknya, satu per satu...
namun ketika jumlah makanan habis, maka anak terakhir bukan hanya tidak mendapat jatah makan, namun juga akan dimakan hidup-hidup oleh ibunya.
ngeri ya gan...

Are They The Worst?
Kumbang Penggali biasanya tinggal di dalam bangkai tikus. Dan ibu Kumbang selalu bertelur dengan jumlah lebih banyak dari yang jumlah makanan yang ada (bangkai tikus) maka untuk meningkatkan kesempatan bertumbuh yang lebih besar bagi semua keluarga, jumlah anak harus dicukupkan dengan jumlah makanan, bukan sebaliknya...

2. Panda

Ibu Panda hanya akan memelihara satu anak, jika dia memiliki lebih dari satu, maka yang lainnya akan ditinggal begitu saja di alam liar. Sementara 'anak kesayangannya' tumbuh sehat dengan asupan makanan yang cukup, anak yang lainnya akan kurus kering tak berdaya.

Are They The Worst?
Ibu Panda memang tidak mungkin menyediakan makanan untuk anak yang kedua atau setelahnya, jadi selama 8-9 bulan pertama (setelah itu anak panda bisa mencari makanan sendiri), anak-anak panda yang tidak dapat makanan (termasuk ASI) cukup harus bertahan sendiri, jika tidak bisa pastilah mereka akan mati.

3. Hamster

Ibu Hamster sering membunuh anaknya sendiri.

Are They The Worst?
Ibu Hamster selalu mempunyai anak yang 'berlebihan', untuk memastikan semua anaknya sehat dan sempurna. Jika ada anak yang tidak sempurna maka paling tidak masih ada 'cadangannya'. Dan anak yang tidak lolos 'quality control' akan dimakan hidup-hidup, bisa juga berdasarkan jumlah makanan yang tersedia.

4. Elang Hitam

Ibu Elang sama sekali membiarkan ketika anak-anaknya bermain-main di sarangnya, walaupun sering kali permainan itu mengakibatkan kematian.

Are They The Worst?
Jumlah makanan yang tersedia terkadang tidaklah banyak, dan sulit didapat. Maka dari itu ibu Elang membiarkan permainan berbahaya ini, sebagai ujian agar, anak-anak yang kuatlah yang bertahan.

5. Kelinci

Ibu Kelinci akan langsung meninggalkan anak-anaknya di lubang setelah mereka dilahirkan, dan selama 25 hari pertama, sang ibu hanya akan 'menengok' dan memberi makan anaknya tak lebih dari 2 menit per hari.

Are They The Worst?
Anak kelinci merupakan makanan empuk dan menggiurkan bagi para pemangsa, maka dari itu sang ibu selalu berusaha agar lubang tempat tinggalnya rahasia, caranya dengan sesedikit mungkin waktu yang dihabiskan di dekat lubangnya. Setelah 25 hari barulah anak-anak kelinci bisa mencari makan sendiri.

Baca juga, 10 Binatang Paling Jorok di Dunia

Sunday, September 30, 2012

10 Kepunahan Terbesar yang Pernah Terjadi

Umur bumi memang sudah sangat tua. berbagai siklus kehidupan sudal dilaluinya. tentunya dengan berdasar pada arkeologi dan sejarah yang tersisa. berikut ini 10 Kepunahan Terbesar yang pernah terjadi di bumi. Hidup adalah perjuangan untuk bertahan hidup. Hewan hidup di bawah tekanan konstan untuk mendapatkan cukup makanan untuk dimakan dengan beradaptasi sebaik mungkin pada lingkungan tempat mereka hidup.

Mahluk - mahluk yang tidak beradaptasi dengan baik akan rentan dalam masa-masa kesulitan, kelaparan dan akan mengalami kegagalan regenerasi lalau akhirnya punah. Sepanjang sejarah bumi, kehidupan secara terus-menerus telah mengambil bentuk-bentuk baru peristiwa yang akan terus menguji para mahluk yang menjadi survival Ketika perubahan iklim atau lingkungan secara drastis, banyak hewan yang kurang bisa menyesuaikan dengan situasi baru akan punah.

Kepunahan massal ketika sebagian besar kehidupan bumi telah lenyap sepenuhnya, tidak meninggalkan fosil lebih lanjut atau keturunan. Peristiwa ini telah terjadi sejak hampir penampilan pertama dari awal kehidupan itu sendiri. Semua hewan hidup hari ini hanyalah keturunan makhluk yang telah cukup beruntung telah memenuhi persyaratan adaptasi setiap kali dunia mereka berubah.

Dan inilah sepuluh dari kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi.

10. Kepunahan di Jaman Akhir Ediacaran

Kepunahan di Jaman Akhir Ediacaran

Selama periode Ediacaran, kehidupan kompleks mulai mengambil bentuk untuk pertama kalinya di Bumi.
Bakteri micro berkembang menjadi Eukariota yang lebih kompleks dan khusus, beberapa yang dikelompokkan bersama-sama untuk meningkatkan kesempatan mereka untuk menemukan makanan dan menghindari dimangsa.

Sebagian besar makhluk aneh tidak meninggalkan catatan karena mereka tidak memiliki kerangka, mereka yang berbentuk lembek cenderung membusuk ketika mati dan tidak menjadi fosil.
Hanya dalam keadaan khusus, mahluk - mahluk ini bisa menjadi fosil. seperti saat mati dan tergeletak di lumpur yang tiba-tiba mengeras sehingga meninggalkan jejak

Beberapa Fosil beberapa memberitahu kita dari tentang laut yang penuh dengan makhluk aneh dan asing yang menyerupai cacing modern, spons, dan jeli. Namun, makhluk ini sangat bergantung pada oksigen, seperti juga kita.Tingkat oksigen mulai turun di bumi dan di seluruh dunia terjadi kepunahan massal 542 juta tahun yang lalu. Lebih dari 50% dari semua spesies mati.sejumlah besar makhluk mati yang membusuk menjadi bahan bakar fosil (minyak) saat ini.

Penyebab tepat dari kadar oksigen menurun tidak diketahui, namun, kepunahan massal ini membuat ruang untuk ledakan Kambrium, makhluk yang lebih rumit di luar dari hanya bentuk cacing belaka.

9. Kepunahan di Jaman Kambrium-Ordovisium 

Kepunahan di Jaman Kambrium-Ordovisium

Selama periode Kambrium, kehidupan berkembang. Kehidupan Edicaran tetap tidak berubah selama jutaan tahun, tetapi dalam Cambrian tiba-tiba diversifikasi dan berkembang menjadi bentuk-bentuk baru tanpa akhir. Krustasea eksotis dan trilobita menjadi hidup dominan dalam jumlah besar dan beragam.Kerang dan arthropoda air raksasa, mirip dengan serangga, mengisi lautan.

Makhluk-makhluk ini memiliki eksoskeleton kaku yang meninggalkan karunia fosil bagi kita untuk dipelajari.
Hidup berkembang sampai lebih dari 40% dari semua spesies tiba-tiba punah 488 juta tahun yang lalu. Mereka yang tetap bertahan dalam kondisi karena beberapa perubahan yang keras yang terjadi.
Secara pasti ilmuwan belum mengetahui perubahan apa ini. Satu teori menyatakan bahwa glaciation terjadi,yaitu bagian paling dingin dari zaman es.

Kami telah menikmati periode interglasial, bagian terpanas dari zaman es, untuk sebelas ribu tahun terakhir.
Perubahan temperatur yang ekstrim dapat dengan mudah menyebabkan kepunahan sejumlah besar kehidupan. Peristiwa kepunahan ini menandai perbatasan antara jaman Kambrium dan periode Ordovisium.

8. Kepunahan di Masa Ordovician-Silurian 

Kepunahan di Masa Ordovician-Silurian

Hidup mulai berkembang sekali lagi selama periode Ordovisium. Nautiloids (gurita primitif), trilobita, koral, bintang laut, belut, dan ikan berahang mengisi lautan. Tanaman berjuang untuk bertahan di darat. Hidup secara bertahap menjadi lebih kompleks. 443 juta tahun yang lalu, lebih dari 60% dari kehidupan mati dalam apa yang dianggap kepunahan terbesar kedua dalam catatan sejarah bumi. Hal itu disebabkan oleh zaman es yang cepat disebabkan oleh menurunnya kadar karbon dioksida.

Sebagian besar air yang menjadi rumah bagi kelimpahan hidup menjadi habis dalam icecaps dan gletser yang pada gilirannya menyebabkan kadar oksigen lebih rendah juga. Diperkirakan bahwa ledakan sinar gamma dari ruang angkasa telah menghancurkan lapisan ozon dan tanpa filter matahari radiasi ultra-violet kemudian menghancurkan sebagian besar kehidupan tanaman, yang menyebabkan penurunan awal dalam karbon dioksida. Meskipun beberapa mahluk bertahan dan melanjutkan hidup, dengan jumlah spesies itu akan butuh lebih dari 300 juta tahun untuk pulih dari peristiwa ini.

7. Peristiwa Lau 

Peristiwa Lau

Setelah kepunahan Ordovisium, periode Silur dimulai. Hidup pulih dari kepunahan massal terakhir dan periode ini ditandai oleh perkembangan hiu dan ikan bertulang sejati, yang sebagian besar muncul sempurna dan modern. Lumut dan tanaman kecil akhirnya mulai tumbuh bebas di darat sepanjang garis pantai, dan beberapa arthropoda berkembang menjadi laba-laba dan kaki seribu yang disesuaikan dengan udara kering dan tinggal berdampingan dengan tanaman darat.

jumlah Kalajengking laut raksasa berlimpah, dan trilobita tetap mendominasi. 420 juta tahun yang lalu, terjadi perubahan iklim mendadak yang menyebabkan kepunahan 30% dari semua spesies. Gas-gas atmosfer berubah dalam proporsi yang membuat banyak makhluk tidak dapat menyesuaikan dan bahkan keracunan
Penyebab perubahan ini tidak diketahui. Hidup berjuang sampai periode Silur berakhir dan periode Denovian dimulai, ketika evolusi menghasilkan model yang berbeda dari kehidupan yang berkembang.

6. Kepunahan di Masa Akhir Devonian 

Kepunahan di Masa Akhir Devonian

Periode Devonian adalah tempat ikan tertentu berevolusi dengan sirip kokoh .
Di laut, terumbu karang yang luas dipenuhi dengan ikan dan hiu, beberapa di antaranya makan trilobita.
Trilobita kehilangan pijakan mereka sebagai makhluk laut dominan untuk pertama kalinya sejak mereka muncul lebih dari 100 juta tahun sebelumnya.

Bahkan, hiu begitu sukses beradaptasi bahwa mereka tidak perlu berubah banyak untuk bertahan hidup. dan beberapa hiu modern terlihat hampir sama persis dengan Hiu Purba.
Tanaman darat berevolusi benih dan beragam. Tanaman darat lebih kompleks dikembangkan dan tanah muncul untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Hutan Aneh mempunyai jamur yang tumbuh se-tinggi 8 m, yang sayangnya kini punah. 374 juta tahun yang lalu, 75% dari semua kehidupan menakjubkan ini mati. Hal ini disebabkan perubahan gas atmosfer, mungkin karena aktivitas gunung berapi yang besar atau dampak meteorit.

5. Hutan Hujan Carboniferous Lenyap 

Hutan Hujan Carboniferous Lenyap

Setelah periode Devonian datang periode Karbon. beberapa hewan darat mengembangkan telur terestrial, yang memungkinkan mereka untuk hidup hampir di mana saja di darat bukannya terbatas pada pantai di mana mereka bisa bertelur. Serangga bersayap muncul dan makmur.Hiu menikmati zaman keemasan dan sedikit trilobita yang selamat dari kepunahan menjadi semakin langka. Pohon raksasa muncul dan hutan hujan yang luas menutupi sebagian besar tanah, meningkatkan kandungan oksigen udara hingga 35%.

Sebagai perbandingan, hari ini 21% dari udara adalah oksigen. Conifers dari periode Karbon tetap hampir tidak berubah hari ini. 305 juta tahun yang lalu, zaman es singkat mendadak yang disebabkan tingkat karbon dioksida untuk menjadi yang terendah dalam sejarah Bumi. Hutan besar mati dan dengan mereka, banyak hewan darat juga mati. Hampir 10% dari semua spesies di Bumi menghilang saat itu.Pohon-pohon membusuk, kental, dan sekarang menjadi sumber utama bahan bakar karbon untuk kita, yang juga menjadi nama dari periode ini.

4. Kepunahan Masa Permian-Triassic

Kepunahan Masa Permian-Triassic

Setelah hutan hujan kolaps, hewan yang paling sukses hidup di darat adalah mereka yang meletakkan telur.
Spesies2 ini dengan cepat mendominasi spesies lain sebelum memiliki kesempatan untuk pulih dan mereka beragam, memproduksi berbagai macam reptil dan synapsids dominan, yaitu reptil yang mirip mamalia dan juga nenek moyang dari mamalia.

252 juta tahun yang lalu, bencana terjadi Bumi yang belum pernah terlihat sebelumnya dan tidak pernah terlihat lagi.Hal ini disebabkan oleh dampak meteorit atau kegiatan vulkanik yang mengubah komposisi udara secara radikal.Antara 90% sampai 99% dari semua kehidupan punah. Ini adalah kepunahan massal terbesar dalam sejarah, dan dikenal sebagai " The Great Dying".

Untuk referensi, mari kita lihat kepunahan pada hewan yang disebabkan oleh manusia. Selama masa kita, perkiraan tinggi menunjukkan bahwa kita telah menyebabkan hampir 1000 spesies binatang punah. dan Ada sekitar 8 juta spesies hidup hari ini, yang berarti bahwa bahkan menurut perkiraan paling pesimis, kita telah melenyapkan 0,01% dari semua kehidupan binatang.Meskipun ini tidak patut dibanggakan, namun jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan sifat kepunahan masal pada awal-awal kehidupan bumi

3. Kepunahan Masa Triassic-Jurassic 

Kepunahan Masa Triassic-Jurassic

Setelah kehancuran yang disebabkan pada akhir periode Permian, reptil menjadi dominan lagi dan dinosaurus muncul. Dinosaurus tidak dominan di atas reptil lainnya, dan pada masa ini dinosaurus tidak lebih besar dari kuda.Dan Bangsa Dino yang menjadi terkenal karena ukuran dan bentuknya yang menyeramkan sampai hari ini adalah keturunan mereka Semua dinosaurus yang lebih besar, tyrannosaurus, stegosaurus, triceratops, dan berleher panjang raksasa sauropoda, datang di jaman Jurassic atau periode Kapur.

205 juta tahun yang lalu, 65% dari Triassic mati, termasuk semua hewan darat yang berukuran besar.Banyak dinosaurus selamat karena ukurannya yang kecil. Kebanyakan kepunahan massal terakhir satu juta tahun atau lebih, tapi yang satu ini hanya membutuhkan waktu sepuluh ribu tahun.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh letusan gunung berapi besar yang memuntahkan sejumlah besar karbon dioksida atau sulfur dioksida, yang mengakibatkan perubahan iklim mendadak.

2. Akhir Kepunahan Masa Jurassic 

Akhir Kepunahan Masa Jurassic

Selama periode Jurassic, reptil laut raksasa seperti Plesiosaurus mendominasi lautan. Pterosaurus menguasai langit dan dinosaurus menguasai daratan.Stegosaurus, Diplodocus yang panjang, dan pemburu hebat allosaurus umum ditemukan. Tumbuhan runjung, sikas, ginkgoes, dan pakis tumbuh dalam hutan yang rimbun.

Dinosaurus kecil mulai mempunyai bulu dan burung mulai muncul. 200 juta tahun lalu, 20% dari kehidupan ini tiba-tiba menghilang dari catatan fosil, sebagian besar spesies laut.
Kerang dan karang telah tersebar, namun mereka hampir sepenuhnya lenyap. Beberapa yang selamat berhasil mengisi kembali laut secara bertahap selama jutaan tahun berikutnya. Kepunahan ini tidak sangat mempengaruhi hewan darat, dan hanya beberapa spesies dinosaurus punah.

Penyebab kepunahan eksklusif di laut ini saat ini masih menjadi bahan perdebatan, tapi satu kemungkinan adalah bahwa lempeng tektonik samudra sedikit lebih tenggelam sehingga membuat lautan yang lebih dalam.
Mahluk di laut yang sebelumnya beradaptasi dengan kedalaman yang dangkal banyak yang binasa karena laut semakin dalam dan terus menjauh dari permukaan.

1. Kepunahan di Zaman Kapur Tersier 

Kepunahan di Zaman Kapur Tersier

Ini adalah peristiwa kepunahan yang paling terkenal. Setelah Jurassic berakhir, dinosaurus terus berkembang biak dan berevolusi selama periode kapur berikutnya. Mereka mengkhususkan diri ke dalam bentuk-bentuk yang banyak kita kenal hari ini

Lebih penting lagi, itu hanya selama periode kapur bahwa hidup akhirnya pulih dari kepunahan jaman awal Ordovisium-Silur .Jumlah spesies pada akhirnya berkembang melebihi jumlah dari periode Ordovisium, 300 juta tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya. Synapsids akhirnya berevolusi menjadi kecil, hewan pengerat seperti makhluk, yang merupakan mamalia pertama muncul.

65 juta tahun yang lalu, sebuah meteorit besar berdampak bumi jatuh di Chicxulub ( Sekarang disebut Meksiko ), mengganggu atmosfer dan menyebabkan pemanasan global yang parah, pada gilirannya membunuh 75% dari semua spesies.

Meteorit ini berisi iridium dalam jumlah besar, yang biasanya sangat langka di Bumi, dan di permukaan batu dunia yang berusia 65 juta tahun menunjukkan sisa lapisan tipis iridium dari dampak peristiw ini.
Sekelompok spesies reptil kecil dan mamalia termasuk di antara yang selamat dari kepunahan ini. dan Mamalia mulai menggantikan peran Dinosaurus sebagai hewan yang dominan di permukaan darat.

Baca juga: 10 Hewan Yang Terancam Punah